alexametrics
25 C
Medan
Thursday, October 6, 2022

Kawasan Thamrin Psp Diusulkan Jadi Pasar

SIDEMPUAN, METRODAILY – Sepanjang Jalan Thamrin Kota Padang Sidempuan pedagang kaki lima semakin menjamur dan terus bertambah. Kawasan ini layak menjadi pasar permanen.

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi Persatuan Bintang Kebangkitan (PBK) DPRD Kota Padang Sidempuan Parsaulian Lubis, Rabu (21/9/22) di sela-sela pembahasan anggaran P-ABPD tahun anggaran 2022.

“Saya menilai sudah keharusnya kawasan sepanjang jalan Thamrin menjadi pasar permanen. Sudah layak mengingat kondisi pedagang yang menggunakan badan jalan tersebut tidak dapat lagi ditertibkan secara aktif,” ucapnya.

Kondisi di sepanjang kawasan Jalan Thamrin, Kecamatan Padang Sidempuan Utara menjadi pasar permanen yang dinilai belum berhasil dituntaskan dinas terkait, baik itu Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja, Mengingat rumitnya berkomunikasi dengan sejumlah pedagang yang menggunakan badan jalan di kawasan tersebut.

Sementara itu Kakan SatPol PP Kota P.Sidempuan, Zulkifli Lubis kepada wartawan menyebutkan keberadaan SatPol PP selaku penegak Perda (Peraturan Daerah) tidak bisa berbuat banyak jika tidak ada permintaan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Perdagangan guna menertibkan. Menyikapi dengan dibuatnya kawasan pasar permanen, mungkin solusi terkakhir.

“Kami tidak bisa bertindak sendiri jika tidak ada permintaan dari Dinas Perhubungan dan Dinas Perdagangan,” jelas Zulkifli.
Kalau ada permintaan Penertiban maka Satpol akan bergerak cepat, kali ini kami hanya membantu guna melancarkan lalu lintas.

Baca Juga :  Pemkab Tapteng Sediakan 2.400 Liter Minyak Goreng 

Menurutnya, persoalan ini sudah disampaikan kepada DPRD Kota P.Sidempuan agar dilakukan rapat khusus untuk mencari jalan keluarnya. Rapat dimaksud sebaiknya melibatkan 3 institusi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perdagangan dan Dinas Perhubungan.

Namun menurut Kakan Satpol, hingga saat ini pihak DPRD Kota Padang Sidempuan belum menyahutinya.

Terpisah Kabid Lalin, Aceh Hutasuhut membenarkan memang dalam setiap hari petugas Dishub ada di tempat di sepanjang pasar tumpah dimaksud. Namun dia mengakui kalau mereka tidak bisa berbuat banyak, meski dilarang petugas para pedagang tetap ngotot untuk berjualan di sepanjang badan jalan Thamrin hingga jalan Patrice Lumumba.

“Telah sering kali melakukan tegoran baik melalui lisan maupun tulisan, namun hal tersebut tidak digubris para pedagang kaki lima,” ucap Aceh.

Ketika ditanya sikapnya atas usulan dipermanenkannya kawasan jalan Thamrin menjadi pasar, Kabid Lalin Dinas Perhubungan Pemko Padang Sidempuan enggan berkomentar.

“Bukan ranah kita itu dek,”katanya.(irs)

SIDEMPUAN, METRODAILY – Sepanjang Jalan Thamrin Kota Padang Sidempuan pedagang kaki lima semakin menjamur dan terus bertambah. Kawasan ini layak menjadi pasar permanen.

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi Persatuan Bintang Kebangkitan (PBK) DPRD Kota Padang Sidempuan Parsaulian Lubis, Rabu (21/9/22) di sela-sela pembahasan anggaran P-ABPD tahun anggaran 2022.

“Saya menilai sudah keharusnya kawasan sepanjang jalan Thamrin menjadi pasar permanen. Sudah layak mengingat kondisi pedagang yang menggunakan badan jalan tersebut tidak dapat lagi ditertibkan secara aktif,” ucapnya.

Kondisi di sepanjang kawasan Jalan Thamrin, Kecamatan Padang Sidempuan Utara menjadi pasar permanen yang dinilai belum berhasil dituntaskan dinas terkait, baik itu Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja, Mengingat rumitnya berkomunikasi dengan sejumlah pedagang yang menggunakan badan jalan di kawasan tersebut.

Sementara itu Kakan SatPol PP Kota P.Sidempuan, Zulkifli Lubis kepada wartawan menyebutkan keberadaan SatPol PP selaku penegak Perda (Peraturan Daerah) tidak bisa berbuat banyak jika tidak ada permintaan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Perdagangan guna menertibkan. Menyikapi dengan dibuatnya kawasan pasar permanen, mungkin solusi terkakhir.

“Kami tidak bisa bertindak sendiri jika tidak ada permintaan dari Dinas Perhubungan dan Dinas Perdagangan,” jelas Zulkifli.
Kalau ada permintaan Penertiban maka Satpol akan bergerak cepat, kali ini kami hanya membantu guna melancarkan lalu lintas.

Baca Juga :  Telkomsel Perluas Penerapan Sistem Operasional Robotik

Menurutnya, persoalan ini sudah disampaikan kepada DPRD Kota P.Sidempuan agar dilakukan rapat khusus untuk mencari jalan keluarnya. Rapat dimaksud sebaiknya melibatkan 3 institusi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perdagangan dan Dinas Perhubungan.

Namun menurut Kakan Satpol, hingga saat ini pihak DPRD Kota Padang Sidempuan belum menyahutinya.

Terpisah Kabid Lalin, Aceh Hutasuhut membenarkan memang dalam setiap hari petugas Dishub ada di tempat di sepanjang pasar tumpah dimaksud. Namun dia mengakui kalau mereka tidak bisa berbuat banyak, meski dilarang petugas para pedagang tetap ngotot untuk berjualan di sepanjang badan jalan Thamrin hingga jalan Patrice Lumumba.

“Telah sering kali melakukan tegoran baik melalui lisan maupun tulisan, namun hal tersebut tidak digubris para pedagang kaki lima,” ucap Aceh.

Ketika ditanya sikapnya atas usulan dipermanenkannya kawasan jalan Thamrin menjadi pasar, Kabid Lalin Dinas Perhubungan Pemko Padang Sidempuan enggan berkomentar.

“Bukan ranah kita itu dek,”katanya.(irs)

iklan simalungun
iklan simalungun

Most Read

Artikel Terbaru

/