alexametrics
31.7 C
Medan
Thursday, August 11, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Dilarang Berdagang di Taman Merdeka Siantar

SIANTAR, METRODAILY.id – Sempat melawan petugas Satpol-PP wanita, saat melakukan penertiban pedagang di Lapangan Merdeka (taman bunga) Siantar, 11 orang pedagang cilok akhirnya dibina.

Hal itu dikatakan langsung oleh Kasat Pol PP Siantar Robert Samosir saat dijumpai wartawan di kantornya, Senin (19/7/2021) siang.

Dikatakan Robert Samosir pihaknya tidak memperbolehkan pedagang (cilok ) berjuang di dalam Lapangan Merdeka. Hal itu berdasarkan larangan yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) no 16/1989 tentang nama dan fungsi Lapangan Merdeka.

“Jadi kalau di dalam lapangan kita tidak perbolehkan untuk berjualan. Sementara jika di luar lapangan (trotoar) masih bisa diberikan toleransi,” ujarnya.

Sebenarnya di trotoar jalan pun tidak boleh berjualan. Namun kita masih memberikan toleransi asalkan mereka bisa menjaga kebersihan dan ketertiban disana.

Baca Juga :  Korban Banjir Madina Minta Relokasi dan Mobiler

“Kan bisa duduk di kursi itu sambil berjualan, tapi jaga kebersihan lah,”ujarnya kepada pedagang cilok yang sedang dilakukan pembinaan.

Ditambahkan Robert, sejak Senin (19/7) pagi sebanyak 11 orang pedagang cilok yang berjualan di kawasan Lapangan Merdeka (taman bunga) dilakukan pembinaan di kantor Satuan Satpol-PP Kota Pematang Siantar.

“Jadi tadi pagi kita melakukan pembinaan disini, kita minta data-data mereka selanjutnya membuat surat perjanjian tidak berjualan di dalam lapangan merdeka. Kita menghimbau kepada seluruh pedagang kaki lima agar tidak berjualan di dalam Lapangan Merdeka,” katanya. (mat)

SIANTAR, METRODAILY.id – Sempat melawan petugas Satpol-PP wanita, saat melakukan penertiban pedagang di Lapangan Merdeka (taman bunga) Siantar, 11 orang pedagang cilok akhirnya dibina.

Hal itu dikatakan langsung oleh Kasat Pol PP Siantar Robert Samosir saat dijumpai wartawan di kantornya, Senin (19/7/2021) siang.

Dikatakan Robert Samosir pihaknya tidak memperbolehkan pedagang (cilok ) berjuang di dalam Lapangan Merdeka. Hal itu berdasarkan larangan yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) no 16/1989 tentang nama dan fungsi Lapangan Merdeka.

“Jadi kalau di dalam lapangan kita tidak perbolehkan untuk berjualan. Sementara jika di luar lapangan (trotoar) masih bisa diberikan toleransi,” ujarnya.

Sebenarnya di trotoar jalan pun tidak boleh berjualan. Namun kita masih memberikan toleransi asalkan mereka bisa menjaga kebersihan dan ketertiban disana.

Baca Juga :  Baru Dilantik, Bupati Labuhanbatu Ganti 6 Plt Kadis

“Kan bisa duduk di kursi itu sambil berjualan, tapi jaga kebersihan lah,”ujarnya kepada pedagang cilok yang sedang dilakukan pembinaan.

Ditambahkan Robert, sejak Senin (19/7) pagi sebanyak 11 orang pedagang cilok yang berjualan di kawasan Lapangan Merdeka (taman bunga) dilakukan pembinaan di kantor Satuan Satpol-PP Kota Pematang Siantar.

“Jadi tadi pagi kita melakukan pembinaan disini, kita minta data-data mereka selanjutnya membuat surat perjanjian tidak berjualan di dalam lapangan merdeka. Kita menghimbau kepada seluruh pedagang kaki lima agar tidak berjualan di dalam Lapangan Merdeka,” katanya. (mat)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/