alexametrics
25.7 C
Medan
Saturday, August 20, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Simalungun Siap Penuhi Kebutuhan Sembako Warga Batam

iklan-usi

SIMALUNGUN, METRODAILY – Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) mengatakan Kota Batam salah satu kota terindah di Indonesia.

“Tujuan kedatangan saya bersama rombongan ke Kota Batam, untuk membuka jaringan perdagangan Kabupaten Simalungun dengan Kota Batam sebagai kota industri yang membutuhkan sembako dengan porsi besar, dan Kabupaten Simalungun memiliki potensi untuk mempersiapkan kebutuhan tersebut,” kata RHS, Selasa (18/1/), usai melakukan pertemuan dengan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi untuk membicarakan dibukanya jalur perdagangan antar kedua wilayah.

RHS menyampaikan, ke depan Kadin Simalungun dapat membangun kerjasama dengan Kadin Kota Batam untuk menindaklanjuti hasil pembicaraan dengan Wali Kota Batam.

“Kerja sama itu dalam kaitan tindak lanjut, agar pertemuan yang sudah terbangun, tidak sebatas seremonial, tapi dapat berkelanjutan. Membicarakan masalah teknis, meminimalisir biaya produksi, baik dari tansport/pengiriman, juga untuk memperbaiki packaging,” katanya.

Baca Juga :  PHS BRI Kisaran Semester II Tahun 2021: Hestinar Simbolon Raih Mobilio

Selama ini, Kota Batam untuk memenuhi kebutuhan beras harus impor, sekalipun menggunakan nama “Horas”, dan masih membutuhkan beras yang jika dirupiahkan menghabiskan dana sekitar Rp28 miliar.

Menurut RHS, pengusaha Simalungun harus melakukan gerakan konkret untuk kerjasama ke depan. Melihat Kota Batam tidak memiliki RTRW pertanian, sehingga sangat baik ke depan kalau kerjasama ini dibangun.

Selanjutnya, untuk kebutuhan kedelai per hari 100 s/d 200 karung dengan isi 50 kg atau sekitar 10 ton per hari. Harga per karung Rp550.000 atau Rp10.500 per Kg.

“Rencana dalam waktu dekat Kadin Batam dengan Simalungun akan membentuk Tim Teknis dan Kadin Batam akan berkunjung ke Simalungun dalam waktu dekat,” katanya. (rel)

SIMALUNGUN, METRODAILY – Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) mengatakan Kota Batam salah satu kota terindah di Indonesia.

“Tujuan kedatangan saya bersama rombongan ke Kota Batam, untuk membuka jaringan perdagangan Kabupaten Simalungun dengan Kota Batam sebagai kota industri yang membutuhkan sembako dengan porsi besar, dan Kabupaten Simalungun memiliki potensi untuk mempersiapkan kebutuhan tersebut,” kata RHS, Selasa (18/1/), usai melakukan pertemuan dengan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi untuk membicarakan dibukanya jalur perdagangan antar kedua wilayah.

RHS menyampaikan, ke depan Kadin Simalungun dapat membangun kerjasama dengan Kadin Kota Batam untuk menindaklanjuti hasil pembicaraan dengan Wali Kota Batam.

“Kerja sama itu dalam kaitan tindak lanjut, agar pertemuan yang sudah terbangun, tidak sebatas seremonial, tapi dapat berkelanjutan. Membicarakan masalah teknis, meminimalisir biaya produksi, baik dari tansport/pengiriman, juga untuk memperbaiki packaging,” katanya.

Baca Juga :  Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun Berlaku PPKM Mikro

Selama ini, Kota Batam untuk memenuhi kebutuhan beras harus impor, sekalipun menggunakan nama “Horas”, dan masih membutuhkan beras yang jika dirupiahkan menghabiskan dana sekitar Rp28 miliar.

Menurut RHS, pengusaha Simalungun harus melakukan gerakan konkret untuk kerjasama ke depan. Melihat Kota Batam tidak memiliki RTRW pertanian, sehingga sangat baik ke depan kalau kerjasama ini dibangun.

Selanjutnya, untuk kebutuhan kedelai per hari 100 s/d 200 karung dengan isi 50 kg atau sekitar 10 ton per hari. Harga per karung Rp550.000 atau Rp10.500 per Kg.

“Rencana dalam waktu dekat Kadin Batam dengan Simalungun akan membentuk Tim Teknis dan Kadin Batam akan berkunjung ke Simalungun dalam waktu dekat,” katanya. (rel)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Tes CPNS Terancam Molor

Selamat, Quartararo!

Selamat! DPD Walubi Siantar Dilantik

Artikel Terbaru

/