alexametrics
31.7 C
Medan
Monday, August 15, 2022

iklanpemko
iklanpemko

BI Dukung Pemko Sibolga Terapkan e-Pajak dan e-Retribusi

iklan-usi

SIBOLGA, METRODAILY – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Aswin Kosotali menyatakan, BI mendukung langkah yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga menerapkan pemungutan pajak dan retribusi daerah secara elektronik atau nontunai melalui kanal pembayaran QRIS.

Pemungutan e-pajak daerah dan e-retribusi daerah Kota Sibolga itu sendiri dilaunching, Kamis (14/4/2022) lalu ditandai dengan pelepasan balon ke udara di pelataran Kantor Walikota Sibolga.

Menurut Aswin, implementasi sistem digitalisasi transaksi keuangan pemerintah daerah ini tentunya dapat membantu Pemkot Sibolga dalam peningkatan pencapaian pendapatan asli daerah (PAD), sekaligus juga sebagai upaya menanggulangi penyebaran Covid-19.

“Implementasi penerapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan roadmap Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dalam mendukung kemandirian fiskal Kota Sibolga,” katanya.

Aswin menjelaskan, pada Maret 2022 BI juga telah melaunching penggunaan kanal pembayaran QRIS terhadap pembayaran e-retribusi parkir di Kota Padangsidimpuan. “Kemudian, BI bekerja sama dengan Bank Sumut juga mendukung e-retribusi wisata dan e-retribusi pasar di Kabupaten Samosir dengan pilot project di 20 objek wisata dan pasar,” tegasnya.

Baca Juga :  Segera, Batik Air Layani Kualanamu-Kuala Lumpur

Direktur Pemasaran Bank Sumut Hadi Sucipto menyatakan pihaknya mendukung Pemko Sibolga untuk kemajuan implementasi sistem digitalisasi transaksi keuangan daerah. “Dalam hal mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Bank Sumut siap untuk melakukan kolaborasi dan bekerja sama,” kata Hadi.

Walikota Sibolga H. Jamaludin Pohan dalam sambutannya mengatakan, penerapan program tersebut untuk mengoptimalkan penyerapan pendapatan asli daerah (PAD) dari pembayaran pajak dan retribusi daerah.

“Dengan penerapan cashless society di lingkungan pemerintah khususnya Kota Sibolga ini, maka Pemko Sibolga juga akan lebih mudah melakukan kontrol. Misalnya dari pembayaran retribusi parkir yang sekarang dilakukan secara elektronik, tentu dapat mencegah uang parkir masuk ke kantong pribadi oknum,” kata Jamal seraya berharap pelaksanaan program itu dapat berjalan optimal dan seluruh SKPD terkait diminta bekerja keras untuk menjalankan dan mensosialisasikannya kepada masyarakat Kota Sibolga. (rb)

SIBOLGA, METRODAILY – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Aswin Kosotali menyatakan, BI mendukung langkah yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga menerapkan pemungutan pajak dan retribusi daerah secara elektronik atau nontunai melalui kanal pembayaran QRIS.

Pemungutan e-pajak daerah dan e-retribusi daerah Kota Sibolga itu sendiri dilaunching, Kamis (14/4/2022) lalu ditandai dengan pelepasan balon ke udara di pelataran Kantor Walikota Sibolga.

Menurut Aswin, implementasi sistem digitalisasi transaksi keuangan pemerintah daerah ini tentunya dapat membantu Pemkot Sibolga dalam peningkatan pencapaian pendapatan asli daerah (PAD), sekaligus juga sebagai upaya menanggulangi penyebaran Covid-19.

“Implementasi penerapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan roadmap Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dalam mendukung kemandirian fiskal Kota Sibolga,” katanya.

Aswin menjelaskan, pada Maret 2022 BI juga telah melaunching penggunaan kanal pembayaran QRIS terhadap pembayaran e-retribusi parkir di Kota Padangsidimpuan. “Kemudian, BI bekerja sama dengan Bank Sumut juga mendukung e-retribusi wisata dan e-retribusi pasar di Kabupaten Samosir dengan pilot project di 20 objek wisata dan pasar,” tegasnya.

Baca Juga :  Korban PHK Bisa Dapat Gaji dari JKP

Direktur Pemasaran Bank Sumut Hadi Sucipto menyatakan pihaknya mendukung Pemko Sibolga untuk kemajuan implementasi sistem digitalisasi transaksi keuangan daerah. “Dalam hal mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Bank Sumut siap untuk melakukan kolaborasi dan bekerja sama,” kata Hadi.

Walikota Sibolga H. Jamaludin Pohan dalam sambutannya mengatakan, penerapan program tersebut untuk mengoptimalkan penyerapan pendapatan asli daerah (PAD) dari pembayaran pajak dan retribusi daerah.

“Dengan penerapan cashless society di lingkungan pemerintah khususnya Kota Sibolga ini, maka Pemko Sibolga juga akan lebih mudah melakukan kontrol. Misalnya dari pembayaran retribusi parkir yang sekarang dilakukan secara elektronik, tentu dapat mencegah uang parkir masuk ke kantong pribadi oknum,” kata Jamal seraya berharap pelaksanaan program itu dapat berjalan optimal dan seluruh SKPD terkait diminta bekerja keras untuk menjalankan dan mensosialisasikannya kepada masyarakat Kota Sibolga. (rb)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

Jalan Provinsi di Humbahas Nyaris Putus

Arsenal Bantai Leicester

Inter Menang Tipis Atas Lecce

Awal Manis Milan

/