alexametrics
30.6 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Poktan Sariah Panen Cabai Rawit di Raya

iklan-usi

SIMALUNGUN, METRODAILY.id – Kelompok Tani (Poktan) Sariah Dusun Talun Kahombu, Nagori Bahapal Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, panen cabai rawit bersama Kepala Dinas Pertanian Simalungun, para penyuluh, pangulu nagori, dan pengurus Gapoktan, Kamis (11/11). Hasil panen cukup memuaskan dan anggota poktan berharap tanaman cabai rawit tetap produktif serta berusia panjang, juga mendapat harga yang menguntungkan.

Ketua Poktan Sariah, Jadearman Saragih mengatakan, lahan kolektif ditanami cabai rawit, mengingat cabai rawit sangat cocok untuk wilayah Talun Kahombu. Harganya juga menjanjikan, dan kadang sangat menguntungkan petani.

“Kita berharap ke depan, harganya semakin baik dan hasil panennya juga baik. Tentunya dukungan dari PPL dan Dinas Pertanian tetap diharapkan kepada petani, terutama menyangkut perawatan dan pemupukan,” katanya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah, dalam hal ini Dinas Pertanian dan Penyuluh Pertanian yang telah memfasilitasi dan membina kelompok tani hingga bisa sampai seperti saat ini. Sekaligus kami siap mendukung dan menyukseskan program pemerintah daerah maupun pusat demi peningkatan pendapatan petani,” tambah Jadearman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Simalungun Ruslan Sitepu mengajak anggota kelompok tani tetap memupuk kerja sama, membangun kas kelompok, dan pengurus juga harus aktif mencari informasi dari seluruh komponen pemerintah guna kemajuan pertanian.

Baca Juga :  Harga Ekspor Karet Diprediksi Menguat Hingga Akhir Tahun

“Diharapkan semua petani memantau harga pupuk bersubsidi. Kalau harga terlalu tinggi, agar melaporkanya ke Dinas Pertanian melalui PPL. Dinas Pertanian Simalungun juga siap untuk membantu Kelompok Tani demi kemajuan petani,” katanya.

Ruslan mengapresiasi kegiatan Poktan Sariah yang memiliki lahan kolektif tanaman cabai seluas 17 rante, serta dikelola bersama-sama. Poktan seperti ini, menurutnya, ke depannya bisa menjadi kelompok tani model di Simalungun,

Sedangkan Hordear Saragih, selaku Penyuluh Pertanian, menyampaikan agar Poktan Sariah ke depannya bisa menjadi bapak angkat bagi angotanya, terlebih dari segi permodalan maupun pemasaran hasil tani.

“Dari hasil usaha tani ini nantinya diharapkan terbentuk koperasi kecil. Selain menyimpan, bisa juga memberikan pinjaman kepada anggota kelompok tani yang kekurangan modal dalam usaha pertaniannya. Kegiatan kelompok ini harus bisa berdampak bagi kita semua, begitu juga dengan masyarakat petani di sekitar,” sebutnya.

Ketua Gapoktan Bahapal Raya Kannedi Saragih melaporkan, seluruh poktan di Nagori Bahapal Raya memiliki lahan kolektif dan aktif dalam menjalankan organisasi kelompok tani. Kannedi berharap Dinas Pertanian ke depannya dapat memberikan perhatian kepada kelompok tani.

Dalam acara panen cabai bersama ini, hadir juga penyuluh swasta Parulian Batubara dan Pangulu Nagori Bahapal Raya. (der)

SIMALUNGUN, METRODAILY.id – Kelompok Tani (Poktan) Sariah Dusun Talun Kahombu, Nagori Bahapal Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, panen cabai rawit bersama Kepala Dinas Pertanian Simalungun, para penyuluh, pangulu nagori, dan pengurus Gapoktan, Kamis (11/11). Hasil panen cukup memuaskan dan anggota poktan berharap tanaman cabai rawit tetap produktif serta berusia panjang, juga mendapat harga yang menguntungkan.

Ketua Poktan Sariah, Jadearman Saragih mengatakan, lahan kolektif ditanami cabai rawit, mengingat cabai rawit sangat cocok untuk wilayah Talun Kahombu. Harganya juga menjanjikan, dan kadang sangat menguntungkan petani.

“Kita berharap ke depan, harganya semakin baik dan hasil panennya juga baik. Tentunya dukungan dari PPL dan Dinas Pertanian tetap diharapkan kepada petani, terutama menyangkut perawatan dan pemupukan,” katanya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah, dalam hal ini Dinas Pertanian dan Penyuluh Pertanian yang telah memfasilitasi dan membina kelompok tani hingga bisa sampai seperti saat ini. Sekaligus kami siap mendukung dan menyukseskan program pemerintah daerah maupun pusat demi peningkatan pendapatan petani,” tambah Jadearman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Simalungun Ruslan Sitepu mengajak anggota kelompok tani tetap memupuk kerja sama, membangun kas kelompok, dan pengurus juga harus aktif mencari informasi dari seluruh komponen pemerintah guna kemajuan pertanian.

Baca Juga :  Imigrasi Sibolga Layani Pembuatan Paspor di Hari Libur

“Diharapkan semua petani memantau harga pupuk bersubsidi. Kalau harga terlalu tinggi, agar melaporkanya ke Dinas Pertanian melalui PPL. Dinas Pertanian Simalungun juga siap untuk membantu Kelompok Tani demi kemajuan petani,” katanya.

Ruslan mengapresiasi kegiatan Poktan Sariah yang memiliki lahan kolektif tanaman cabai seluas 17 rante, serta dikelola bersama-sama. Poktan seperti ini, menurutnya, ke depannya bisa menjadi kelompok tani model di Simalungun,

Sedangkan Hordear Saragih, selaku Penyuluh Pertanian, menyampaikan agar Poktan Sariah ke depannya bisa menjadi bapak angkat bagi angotanya, terlebih dari segi permodalan maupun pemasaran hasil tani.

“Dari hasil usaha tani ini nantinya diharapkan terbentuk koperasi kecil. Selain menyimpan, bisa juga memberikan pinjaman kepada anggota kelompok tani yang kekurangan modal dalam usaha pertaniannya. Kegiatan kelompok ini harus bisa berdampak bagi kita semua, begitu juga dengan masyarakat petani di sekitar,” sebutnya.

Ketua Gapoktan Bahapal Raya Kannedi Saragih melaporkan, seluruh poktan di Nagori Bahapal Raya memiliki lahan kolektif dan aktif dalam menjalankan organisasi kelompok tani. Kannedi berharap Dinas Pertanian ke depannya dapat memberikan perhatian kepada kelompok tani.

Dalam acara panen cabai bersama ini, hadir juga penyuluh swasta Parulian Batubara dan Pangulu Nagori Bahapal Raya. (der)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/