alexametrics
27.8 C
Medan
Sunday, August 14, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Produk UMKM Kawasan Danau Toba Bakal Go International

PARAPAT, METRODAILY.id – Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari kawasan Danau Toba bakal go international dalam beberapa tahun ke depan. Hal tersebut dikatakan Ketua Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso di acara launching Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Toba Vaganza Tahun 2021. Launching ditandai dengan pemukulan gonrang, di Ball Room Sopo Bolon Hotel Niagara Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Jumat (12/11).

“Ini target kita. Beberapa tahun ke depan produk UMKM dari kawasan Danau Toba akan go international, dan ini bukan sekadar pencitraan,” kata Wimboh.

Ia mengatakan, tujuan pagelaran Festival UMKM Toba Vaganza Ini merupakan bentuk dukungan OJK dan seluruh jasa keuangan kepada pelaku UMKM di Indonesia, sehingga benar-benar menjadi penyokong ekonomi di Indonsia.
Wimboh mengatakan, sejauh ini pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan pemulihan ekonomi, dan saat ini sebanyak 80 UMKM mengikuti Festival UMKM Toba Vanganza yang digelar di Medan serta kawasan Danau Toba Kabupaten Simalungun.

Wimboh juga mengatakan pihaknya mendorong permodalan UMKM melalui jasa perbankan melalui Kredit usaha Rakyat (KUR) dengan suku bunga relatif rendah.

Wimboh berharap kehadiran OJK dapat menjadi berkah bagi pelaku UMKM. Ia berjanji produk UMKM dari kawasan Danau Toba akan go international beberapa tahun ke depan.

Acara dibuka oleh Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI Luhut B Panjaitan didampingi anggota DPR RI Komisi XI H Gus Irawan Pasaribu, Gubernur Sumatera Utara diwakili Sekda H Afifi Lubis, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, dan Ketua Dewan Komisaris OJK Wimboh Santoso.

Dalam sambutannya, Luhut meyampaikan apresiasi kepada OJK karena telah menyelenggarakan Gernas BBI melalui Festival UMKM Toba Vaganza di Parapat, dan juga memainkan peranannya sebagai akses mendanai pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.

Luhut menerangkan, saat 64 juta kelompok UMKM tersebar di Indonesia dan pada tahun 2024 ditargetkan 32 juta UMKM di antaranya akan masuk on boarding. Sehingga semua penjualan produk dapat dilakukan melalui digitalisasi.

“Ini merupakan dukungan nyata bagi pelaku UMKM yang memiliki peranan penting sebagai tulang punggung meningkatkan ekonomi dalam keadaan susah saat ini,” ujar Luhut.

Baca Juga :  PHS BRI Kisaran Semester II Tahun 2021: Hestinar Simbolon Raih Mobilio

Luhut juga meminta Ketua Dewan OJK agar menertibkan pinjaman-pinjaman ilegal yang dapat mencekik masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang hendak mengembangkan usahanya. Kepada para pelaku UMKM dan seluruh masyarakat, Luhut mengimbau untuk tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 karena pengendalian pandemi merupakan bagian yang penting dalam pertumbuhan dan pemulihan ekonomi nasional.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi diwakili Sekda Pemprovsu H Afifi Lubis, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada OJK dan seluruh lembaga jasa keuangan di Sumatera Utara yang telah berperan aktif, sehingga proses pemulihan ekonomi nasional, khususnya untuk sektor UMKM berjalan dengan baik hingga saat ini.

Afifi juga mengatakan, pandemi Covid-19 telah memberi dampak yang signifikan bagi para pelaku usaha dan masyarakat Sumatera Utara. Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat.

“Untuk mengakselerasi laju perekonomian Sumatera Utara, kami melihat peran industri jasa otoritas keuangan dalam memperluas akses keuangan masyarakat mutlak diperlukan untuk membangkitkan kembali ekonomi yang sempat terpuruk. Maka dari itu kegiatan ini sangat relevan untuk menguatkan kembali sektor UMKM di Sumatera Utara melalui perluasan akses keuangan digitalisasi dan industri jasa keuangan memegang peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, sehingga perlu dijaga agar mampu menjalankan fungsinya,” kata Afifi.

Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan mengucapkan selamat kepada Menko Marves bersama rombongan yang telah hadir di Kabupaten Simalungun. Diharapkan kehadiran Menko dan rombongan membawa ridho dan keberkahan bagi Kabupaten Simalungun.

“Tadi kami sematkan seperangkat pakaian adat Simalungun kepada Bapak Menko dan rombongan. Ini merupakan lambang bahwa kami menyanjung tinggi kepada tamu yang mau memberikan hati dan pikirannya buat Simalungun. Bantulah kami Pak Menteri, banyak hal yang kami butuhkan untuk kemajuan Simalungun,” ujar Radiapoh.

Tampak hadir, anggota Komisi XI DPR RI H Hidayatullah dan Sihar P Sitorus yang hadir secara virtual, para pejabat di lingkungan kementerian dan lembaga negara, bupati se-Sumut dan Forkopimda Simalungun, serta para pimpinan industri jasa keuangan. (rel)

PARAPAT, METRODAILY.id – Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari kawasan Danau Toba bakal go international dalam beberapa tahun ke depan. Hal tersebut dikatakan Ketua Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso di acara launching Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Toba Vaganza Tahun 2021. Launching ditandai dengan pemukulan gonrang, di Ball Room Sopo Bolon Hotel Niagara Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Jumat (12/11).

“Ini target kita. Beberapa tahun ke depan produk UMKM dari kawasan Danau Toba akan go international, dan ini bukan sekadar pencitraan,” kata Wimboh.

Ia mengatakan, tujuan pagelaran Festival UMKM Toba Vaganza Ini merupakan bentuk dukungan OJK dan seluruh jasa keuangan kepada pelaku UMKM di Indonesia, sehingga benar-benar menjadi penyokong ekonomi di Indonsia.
Wimboh mengatakan, sejauh ini pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan pemulihan ekonomi, dan saat ini sebanyak 80 UMKM mengikuti Festival UMKM Toba Vanganza yang digelar di Medan serta kawasan Danau Toba Kabupaten Simalungun.

Wimboh juga mengatakan pihaknya mendorong permodalan UMKM melalui jasa perbankan melalui Kredit usaha Rakyat (KUR) dengan suku bunga relatif rendah.

Wimboh berharap kehadiran OJK dapat menjadi berkah bagi pelaku UMKM. Ia berjanji produk UMKM dari kawasan Danau Toba akan go international beberapa tahun ke depan.

Acara dibuka oleh Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI Luhut B Panjaitan didampingi anggota DPR RI Komisi XI H Gus Irawan Pasaribu, Gubernur Sumatera Utara diwakili Sekda H Afifi Lubis, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, dan Ketua Dewan Komisaris OJK Wimboh Santoso.

Dalam sambutannya, Luhut meyampaikan apresiasi kepada OJK karena telah menyelenggarakan Gernas BBI melalui Festival UMKM Toba Vaganza di Parapat, dan juga memainkan peranannya sebagai akses mendanai pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.

Luhut menerangkan, saat 64 juta kelompok UMKM tersebar di Indonesia dan pada tahun 2024 ditargetkan 32 juta UMKM di antaranya akan masuk on boarding. Sehingga semua penjualan produk dapat dilakukan melalui digitalisasi.

“Ini merupakan dukungan nyata bagi pelaku UMKM yang memiliki peranan penting sebagai tulang punggung meningkatkan ekonomi dalam keadaan susah saat ini,” ujar Luhut.

Baca Juga :  Bane Raja Manalu: Jadi Pengusaha Tidak Harus Banyak Modal

Luhut juga meminta Ketua Dewan OJK agar menertibkan pinjaman-pinjaman ilegal yang dapat mencekik masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang hendak mengembangkan usahanya. Kepada para pelaku UMKM dan seluruh masyarakat, Luhut mengimbau untuk tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 karena pengendalian pandemi merupakan bagian yang penting dalam pertumbuhan dan pemulihan ekonomi nasional.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi diwakili Sekda Pemprovsu H Afifi Lubis, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada OJK dan seluruh lembaga jasa keuangan di Sumatera Utara yang telah berperan aktif, sehingga proses pemulihan ekonomi nasional, khususnya untuk sektor UMKM berjalan dengan baik hingga saat ini.

Afifi juga mengatakan, pandemi Covid-19 telah memberi dampak yang signifikan bagi para pelaku usaha dan masyarakat Sumatera Utara. Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat.

“Untuk mengakselerasi laju perekonomian Sumatera Utara, kami melihat peran industri jasa otoritas keuangan dalam memperluas akses keuangan masyarakat mutlak diperlukan untuk membangkitkan kembali ekonomi yang sempat terpuruk. Maka dari itu kegiatan ini sangat relevan untuk menguatkan kembali sektor UMKM di Sumatera Utara melalui perluasan akses keuangan digitalisasi dan industri jasa keuangan memegang peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, sehingga perlu dijaga agar mampu menjalankan fungsinya,” kata Afifi.

Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan mengucapkan selamat kepada Menko Marves bersama rombongan yang telah hadir di Kabupaten Simalungun. Diharapkan kehadiran Menko dan rombongan membawa ridho dan keberkahan bagi Kabupaten Simalungun.

“Tadi kami sematkan seperangkat pakaian adat Simalungun kepada Bapak Menko dan rombongan. Ini merupakan lambang bahwa kami menyanjung tinggi kepada tamu yang mau memberikan hati dan pikirannya buat Simalungun. Bantulah kami Pak Menteri, banyak hal yang kami butuhkan untuk kemajuan Simalungun,” ujar Radiapoh.

Tampak hadir, anggota Komisi XI DPR RI H Hidayatullah dan Sihar P Sitorus yang hadir secara virtual, para pejabat di lingkungan kementerian dan lembaga negara, bupati se-Sumut dan Forkopimda Simalungun, serta para pimpinan industri jasa keuangan. (rel)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/