alexametrics
25.6 C
Medan
Tuesday, August 16, 2022

iklanpemko
iklanpemko

BPOM Uji Jajanan Takjil di Tanjungbalai

iklan-usi

TANJUNGBALAI, METRODAILY – Badan POM terus berupaya melindungi masyarakat dari peredaran produk obat dan makanan yang tidak aman dikonsumsi, termasuk selama bulan Ramadhan. Dalam rangka memastikan keamanan pangan, Badan POM melalui Loka POM di Kota Tanjungbalai melakukan pengawasan bahan pangan dan pangan jajanan berbuka puasa. Kegiatan berupa sampling dan pengujian menggunakan alat uji cepat (rapid test kit).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Loka POM di Kota Tanjungbalai bersama Dinas Kesehatan Kota Tanjungbalai. Sampling dilakukan di Pasar Suprapto dan sepanjang Jalan Listrik, Kota Tanjungbalai.Total jumlah sampel yang diambil adalah sebanyak 35 (tiga puluh lima) sampel, yaitu 15 (lima belas) sampel bahan pangan yang terdapat di Pasar Suprapto dan 20 (dua puluh) sampel takjil dari sepanjang Jalan Listrik.

Pengawasan pangan jajanan berbuka puasa (takjil) ini termasuk ke dalam Program Intensifikasi Pengawasan Pangan Tahap ketiga dari keseluruhan lima tahapan kegiatan selama bulan Ramadhan.

Adapun kegiatan kali ini difokuskan pada pengujian pangan menggunakan rapid test kit (uji cepat) terhadap 4 (empat) parameter pengujian, yaitu bahan berbahaya yang sering disalahgunakan pada pangan, antara lain adalah Formalin, Boraks, Methanil Yellow, dan Rhodamin B. Pengawasan yang dilakukan berupa sampling dan pengujian bahan pangan serta pangan jajanan berbuka puasa, seperti mie kuning, cendol, agar-agar, tahu isi, es buah, olahan daging, dan lain-lain.

Baca Juga :  Naik KA, Wajib Tunjukkan Tes Negatif Antigen

Kepala Loka POM di Kota Tanjungbalai, Denny S Purba mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam hal konsumsi pangan selama bulan Ramadan.

Berdasarkan hasil pengujian terhadap 35 (tiga puluh lima) sampel bahan pangan dan pangan jajanan berbuka puasa, tidak ditemukan sampel pangan yang mengandung bahan kimia berbahaya (Formalin, Boraks, Methanil Yellow, dan Rhodamin B). Selain melakukan sampling dan pengujian cepat, petugas Loka POM di Kota Tanjungbalai juga memberikan edukasi dan pemahaman kepada para penjual untuk menjaga keamanan pangan yang dijajakan, dan imbauan agar tidak menjajakan produk pangan yang mengandung bahan berbahaya.

Loka POM di Kota Tanjungbalai senantiasa mengajak masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas, terutama dalam memilih obat dan makanan yang akan dikonsumsi. Untuk informasi lebih lanjut terkait obat dan makanan, dapat menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen Loka POM di Kota Tanjungbalai melalui nomor (0623) 7597527, Whatsapp ke nomor 0811 6500 533, atau melalui akun sosial media Loka POM Tanjungbalai, yaitu Facebook @Loka Pom Tanjungbalai dan Instagram @lokapomtanjungbalai. (CK-04)

TANJUNGBALAI, METRODAILY – Badan POM terus berupaya melindungi masyarakat dari peredaran produk obat dan makanan yang tidak aman dikonsumsi, termasuk selama bulan Ramadhan. Dalam rangka memastikan keamanan pangan, Badan POM melalui Loka POM di Kota Tanjungbalai melakukan pengawasan bahan pangan dan pangan jajanan berbuka puasa. Kegiatan berupa sampling dan pengujian menggunakan alat uji cepat (rapid test kit).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Loka POM di Kota Tanjungbalai bersama Dinas Kesehatan Kota Tanjungbalai. Sampling dilakukan di Pasar Suprapto dan sepanjang Jalan Listrik, Kota Tanjungbalai.Total jumlah sampel yang diambil adalah sebanyak 35 (tiga puluh lima) sampel, yaitu 15 (lima belas) sampel bahan pangan yang terdapat di Pasar Suprapto dan 20 (dua puluh) sampel takjil dari sepanjang Jalan Listrik.

Pengawasan pangan jajanan berbuka puasa (takjil) ini termasuk ke dalam Program Intensifikasi Pengawasan Pangan Tahap ketiga dari keseluruhan lima tahapan kegiatan selama bulan Ramadhan.

Adapun kegiatan kali ini difokuskan pada pengujian pangan menggunakan rapid test kit (uji cepat) terhadap 4 (empat) parameter pengujian, yaitu bahan berbahaya yang sering disalahgunakan pada pangan, antara lain adalah Formalin, Boraks, Methanil Yellow, dan Rhodamin B. Pengawasan yang dilakukan berupa sampling dan pengujian bahan pangan serta pangan jajanan berbuka puasa, seperti mie kuning, cendol, agar-agar, tahu isi, es buah, olahan daging, dan lain-lain.

Baca Juga :  Asian Agri Latih Petani Sawit soal Sertifikat ISPO

Kepala Loka POM di Kota Tanjungbalai, Denny S Purba mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam hal konsumsi pangan selama bulan Ramadan.

Berdasarkan hasil pengujian terhadap 35 (tiga puluh lima) sampel bahan pangan dan pangan jajanan berbuka puasa, tidak ditemukan sampel pangan yang mengandung bahan kimia berbahaya (Formalin, Boraks, Methanil Yellow, dan Rhodamin B). Selain melakukan sampling dan pengujian cepat, petugas Loka POM di Kota Tanjungbalai juga memberikan edukasi dan pemahaman kepada para penjual untuk menjaga keamanan pangan yang dijajakan, dan imbauan agar tidak menjajakan produk pangan yang mengandung bahan berbahaya.

Loka POM di Kota Tanjungbalai senantiasa mengajak masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas, terutama dalam memilih obat dan makanan yang akan dikonsumsi. Untuk informasi lebih lanjut terkait obat dan makanan, dapat menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen Loka POM di Kota Tanjungbalai melalui nomor (0623) 7597527, Whatsapp ke nomor 0811 6500 533, atau melalui akun sosial media Loka POM Tanjungbalai, yaitu Facebook @Loka Pom Tanjungbalai dan Instagram @lokapomtanjungbalai. (CK-04)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/