alexametrics
28.9 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Mengapa Hanya Satu Orang yang Mati?

iklan-usi

Seorang pembunuh berantai mengundang calon korban ke rumahnya. Mereka makan malam bersama. Setelah itu, si pembunuh menawarkan korbannya makan apel.
Korban mengatakan kalau ia sudah kenyang.
Si pembunuh berkata: Satu apel saja.
Korban mengatakan, dirinya sudah cukup kenyang dan akan mengambil setengah saja.
Si pembunuh kemudian membagi apel menjadi dua dan mereka berdua memakannya.
Segera setelah itu, sang korban tergeletak tak bernapas di atas meja.

Pertanyaannya: Jika keduanya memakan apel yang sama, mengapa hanya salah satu dari mereka yang mati?

.

.

.

.

.

.

.

.

Jawaban: Si pembunuh menggunakan pisau yang salah satu sisinya dioleskan racun. (*)

Baca Juga :  Asah Otak: Apanya yang Kelihatan?

Seorang pembunuh berantai mengundang calon korban ke rumahnya. Mereka makan malam bersama. Setelah itu, si pembunuh menawarkan korbannya makan apel.
Korban mengatakan kalau ia sudah kenyang.
Si pembunuh berkata: Satu apel saja.
Korban mengatakan, dirinya sudah cukup kenyang dan akan mengambil setengah saja.
Si pembunuh kemudian membagi apel menjadi dua dan mereka berdua memakannya.
Segera setelah itu, sang korban tergeletak tak bernapas di atas meja.

Pertanyaannya: Jika keduanya memakan apel yang sama, mengapa hanya salah satu dari mereka yang mati?

.

.

.

.

.

.

.

.

Jawaban: Si pembunuh menggunakan pisau yang salah satu sisinya dioleskan racun. (*)

Baca Juga :  How did He Do It?
iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/