KARO, METRODAILY – Permandian air soda (lau macem) di Desa Buluh Naman, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, menjadi salah satu objek wisata unik yang menarik perhatian. Sumber mata air alami ini memiliki karakteristik berbeda karena berkarbonasi, terasa asam, dan dapat menimbulkan sensasi perih di mata.
Lokasinya berada di kawasan perladangan Pestap. Meski tergolong alami dan sederhana, tempat ini mulai ramai dikunjungi wisatawan, baik pada hari biasa maupun akhir pekan, dari dalam maupun luar daerah.
Dipercaya Berkhasiat untuk Kesehatan
Selain keunikannya, air soda ini juga dipercaya masyarakat memiliki khasiat untuk membantu mengatasi penyakit kulit serta meredakan pegal-pegal.
Baca Juga: Rumah Siswanya Terbakar, Kepala Sekolah dan Guru SD di Karo Kunjungi Korban
Kepala Desa Buluh Naman, Saksi Sembiring, menyampaikan bahwa pengelolaan permandian tersebut masih dilakukan oleh pemilik lahan.
“Pemerintah desa mendukung keberadaan wisata ini, namun tetap mengingatkan agar kebersihan dan ketertiban dijaga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kolam permandian memiliki ukuran sekitar 10 x 10 meter dengan kedalaman kurang lebih 1 meter.
Pernah Dikunjungi Akademisi, Perlu Penelitian Ilmiah
Keunikan air soda ini juga pernah menarik perhatian kalangan akademisi. Pada 2019, rombongan dari Universitas Sumatera Utara berkunjung ke lokasi tersebut.
Baca Juga: Gaji PPPK Paruh Waktu Bisa Dibayar dari Dana BOSP, Guru di Karo Lega
Salah satu guru besar, Paham Ginting, saat itu menyampaikan perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kandungan dan manfaat air soda tersebut secara ilmiah.
Ia juga menyebut bahwa fenomena air soda alami seperti ini tergolong langka. Sebelumnya, sumber serupa diketahui hanya terdapat di Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, dan di negara Venezuela.
Wisatawan Mulai Berdatangan
Sejumlah pengunjung mengaku tertarik mencoba sensasi mandi di air soda alami tersebut. Selain menikmati permandian, di lokasi juga tersedia makanan dan minuman sederhana bagi wisatawan.
Baca Juga: Napoli Bantai Cremonese 4-0, Emil Audero Sempat Gagalkan Penalti
Salah satu pengunjung, PG, mengaku puas dengan pengalaman tersebut dan merekomendasikan tempat ini sebagai destinasi wisata alternatif di Kabupaten Karo.
“Masuk dari Desa Buluh Naman, tempatnya unik dan layak dicoba,” ujarnya.
Ke depan, permandian air soda ini berpotensi dikembangkan sebagai destinasi unggulan daerah, dengan tetap memperhatikan aspek kebersihan, keamanan, dan pengelolaan yang berkelanjutan. (Pmg)
Editor : Editor Satu