Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Samosir Percepat Digitalisasi: Pembayaran Wisata Wajib Non Tunai, PAD Dibidik Naik

Editor Satu • Jumat, 10 April 2026 | 10:50 WIB
Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, membuka kegiatan capacity building dan sosialisasi digitalisasi pembayaran sektor pariwisata di Hotel JTS Parbaba, Rabu (8/4/2026).
Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, membuka kegiatan capacity building dan sosialisasi digitalisasi pembayaran sektor pariwisata di Hotel JTS Parbaba, Rabu (8/4/2026).

SAMOSIR, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir mempercepat penerapan digitalisasi sistem pembayaran di sektor pariwisata guna meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus mendorong pendapatan asli daerah (PAD).

Langkah ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, Bank Sumut, dan Kejaksaan Negeri Samosir. Program tersebut menyasar pelaku usaha hotel dan homestay, petugas retribusi pariwisata, serta Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Samosir.

Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menegaskan digitalisasi pembayaran menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.

Baca Juga: Polres Sibolga Bongkar 2 Kasus Curat, 6 Tersangka Ditangkap, Kerugian Capai Rp100 Juta

Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan capacity building petugas retribusi dan sosialisasi QRIS serta program Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah di Hotel JTS Parbaba, Rabu (8/4/2026).

Menurut Ariston, sistem pembayaran manual masih menjadi kendala yang kerap dihadapi wisatawan. Karena itu, penerapan sistem digital dinilai penting untuk mempercepat transaksi dan meningkatkan pengalaman pengunjung.

“Pembayaran manual masih menjadi hambatan. Sistem aplikasi harus diterapkan agar lebih mudah dan efisien,” ujarnya.

Selain itu, Ariston juga mengingatkan pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas layanan, menjaga kebersihan, serta menjunjung etika dalam menyambut wisatawan. Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan dalam membayar pajak sebagai kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Baca Juga: PSG Hajar Liverpool 2-0 di Paris, The Reds Tanpa Tembakan Tepat Sasaran!

Dari sisi perbankan, perwakilan Bank Sumut, Joy Boy Halomoan Sibuea, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung transaksi non tunai melalui penyediaan fasilitas pembayaran digital, termasuk QRIS, serta layanan ATM di sejumlah titik wisata.

Sementara itu, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Samosir, Maulita Sari, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung peningkatan PAD melalui pendampingan hukum dan mitigasi risiko terkait kepatuhan pajak.

Menurutnya, Kejari Samosir siap memberikan bantuan hukum dan melakukan mediasi bagi pelaku usaha yang belum memenuhi kewajiban perpajakan.

Baca Juga: Demi Bertahan di MU, Harry Maguire Rela Gajinya Dipangkas Hampir 50%!

Upaya kolaboratif ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital di sektor pariwisata Samosir, sekaligus menciptakan ekosistem usaha yang lebih transparan, akuntabel, dan berdaya saing. (Net)

Editor : Editor Satu
#digitalisasi pembayaran #pemkab samosir