HUMBAHAS, METRODAILY – Event sport tourism berskala besar, Humbahas Triathlon 2026, siap digelar di tepian Danau Toba, tepatnya di kawasan Bakkara, Kabupaten Humbang Hasundutan, pada 25 Juli 2026 mendatang.
Ajang ini memadukan tiga cabang olahraga ketahanan—renang, bersepeda, dan lari—dengan panorama alam dan kekayaan budaya khas kawasan Danau Toba.
Perwakilan penyelenggara dari OST Enterprises, Sumihar Lumbantoruan, menyebut event ini menjadi momentum strategis untuk mengangkat potensi wisata Bakkara ke level nasional hingga internasional.
Baca Juga: Dukung KONI, Bupati Karo Targetkan Atlet Lokal Tembus Podium Nasional
“Humbahas Triathlon 2026 bukan sekadar olahraga, tetapi upaya mempromosikan Danau Toba sebagai destinasi unggulan dunia,” ujarnya saat sosialisasi di Baktiraja, Senin (30/3/2026).
Target 2.000 Peserta, Hadiah Rp100 Juta
Event ini ditargetkan diikuti sekitar 2.000 peserta dari berbagai daerah, bahkan mancanegara, dengan total hadiah mencapai Rp100 juta.
Kategori lomba yang dipertandingkan meliputi:
- Super Sprint Distance
- Sprint Distance
- Olympic Distance
Baca Juga: Bupati Karo Gandeng LAKI, Perkuat Adat di Tengah Arus Modernisasi
Seluruh rangkaian lomba akan dipusatkan di kawasan SMPN 1 Baktiraja yang berada di tepian Danau Toba.
Lintasan Eksotis di Perbukitan Danau Toba
Rute lomba dirancang menantang sekaligus menyuguhkan panorama alam khas Danau Toba. Start dan finish untuk cabang lari dan sepeda berada di kawasan perbukitan, sementara renang dilakukan langsung di perairan Danau Toba.
“Karakter lintasan menggabungkan perbukitan, danau, serta nilai budaya Batak, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta,” ujar Liaison Officer, Tohap Sihombing.
Selain kompetisi olahraga, event ini juga diarahkan untuk mendorong geliat ekonomi masyarakat, mulai dari sektor kuliner, akomodasi, hingga industri kreatif berbasis budaya lokal.
Baca Juga: Gubsu Bobby Minta DPR RI Dorong Bank Sumut Naik Kelas Saingi BPD Jawa
Panitia menilai kawasan Bakkara memiliki potensi besar dengan lanskap ketinggian 900–2.200 mdpl, serta kekayaan sejarah dan budaya yang belum sepenuhnya tereksplorasi.
“Event ini akan membuka peluang kunjungan wisata yang lebih luas dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Sumihar.
Bangun Mindset Wisata Berkelanjutan
Penyelenggara juga menekankan pentingnya kesiapan masyarakat dalam mendukung pariwisata, mulai dari kebersihan, keramahan (hospitality), hingga kualitas kuliner lokal.
Baca Juga: Desa Bawomataluo Dikebut Masuk UNESCO, Tradisi Lompat Batu Jadi Andalan
Triathlon ini diharapkan menjadi pemicu perubahan pola pikir masyarakat untuk lebih sadar akan potensi wisata daerahnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menyasar pembinaan atlet muda, khususnya dari kalangan pelajar SMP hingga SMA.
“Dari event ini diharapkan muncul atlet-atlet baru yang bisa berprestasi di masa depan,” ujar Budi Aswar.
Event Perdana, Bidik Branding Global
Humbahas Triathlon 2026 menjadi event triathlon pertama di kawasan tersebut dan digadang-gadang sebagai langkah awal memperkuat branding Danau Toba sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.
Baca Juga: DPR RI Dorong Bank Sumut Jadi Lokomotif Ekonomi Daerah, Targetkan Lonjakan PAD dan Kredit UMKM
Panitia memastikan persiapan teknis dan nonteknis telah dilakukan, termasuk koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, BUMN/D, hingga pelaku seni budaya.
Dengan konsep olahraga berpadu budaya dan alam, Humbahas Triathlon 2026 diharapkan menjadi magnet baru pariwisata Sumatera Utara sekaligus mengangkat nama Danau Toba di kancah internasional. (net)