BALIGE, METRODAILY – Lonjakan wisatawan ke Pulau Samosir pada libur Idul Fitri 1447 Hijriah membuat arus penyeberangan di lintasan Ajibata–Ambarita membludak.
Dua kapal utama, KMP Ihan Batak dan KMP Porapora, bahkan harus beroperasi hingga dini hari untuk mengurai antrean.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba, Nikson Ambarita, mengatakan ratusan kendaraan roda empat dan ribuan penumpang memadati pelabuhan sejak hari kedua Lebaran, Selasa (24/3/2026).
“Selain Ajibata, arus dari Ambarita menuju Ajibata juga dipadati kendaraan hingga malam hari,” ujarnya.
Baca Juga: Data Asal-asalan Bisa Rugikan Korban, Bupati Tapteng Warning Pendataan Bantuan Bencana
Operasional Ditambah, Kapal Jalan Nonstop
Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, ASDP menambah jam operasional kapal, termasuk mengoperasikan KMP Ihan Batak dan KMP Porapora hingga dini hari.
Lonjakan ini dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat pascalibur Lebaran, dengan Pulau Samosir tetap menjadi destinasi unggulan di Sumatera Utara.
Meski terjadi kepadatan, ASDP memastikan arus penyeberangan tetap berjalan lancar. Hal ini didukung oleh percepatan proses bongkar muat kendaraan serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Pengaturan operasional dan kerja sama dengan stakeholder membuat arus tetap terkendali,” jelas Nikson.
Baca Juga: Proyek Jalan Rp17,7 M di Nias Utara Disorot, DPRD Sumut Desak Teguran Keras untuk Kontraktor
Tiket Tetap Berlaku
ASDP juga memberikan kelonggaran bagi pengguna jasa yang terlambat tiba di pelabuhan akibat kemacetan. Tiket yang telah dipesan tetap bisa digunakan pada perjalanan berikutnya.
Dengan penambahan jam operasional dan optimalisasi layanan, diharapkan mobilitas wisatawan menuju Samosir tetap terlayani selama puncak libur Lebaran. (net)