Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pemprov Sumut Launching Calendar of Event 2026, Perkuat Kolaborasi 33 Kabupaten/Kota

Editor Satu • Jumat, 30 Januari 2026 | 10:35 WIB
Wakil Gubernur Sumut Surya bersama Pj Sekdaprov Sulaiman Harahap, kepala daerah, konsulat, dan Forkopimda menekan tombol peresmian Calendar of Event North Sumatera 2026 di Gedung Serbaguna PRSU, Medan
Wakil Gubernur Sumut Surya bersama Pj Sekdaprov Sulaiman Harahap, kepala daerah, konsulat, dan Forkopimda menekan tombol peresmian Calendar of Event North Sumatera 2026 di Gedung Serbaguna PRSU, Medan

MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) Sumatera Utara 2026 yang memuat 36 event unggulan dari 33 kabupaten/kota.

CoE 2026 diharapkan menjadi simbol kekuatan kolaborasi daerah sekaligus penggerak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Sumut.

Peluncuran CoE Sumut 2026 dilakukan Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya di Gedung Serbaguna Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Medan, Kamis malam (29/1/2026).

Wagub Surya mengatakan, Calendar of Event memberikan kepastian jadwal kepada wisatawan agar dapat merencanakan perjalanan ke Sumut secara lebih terarah, dengan durasi kunjungan lebih lama dan destinasi yang lebih beragam.

“Melalui Calendar of Event ini, wisatawan mancanegara maupun nusantara dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik. Harapannya, lama tinggal meningkat dan destinasi yang dikunjungi semakin banyak,” ujar Surya.

Menurutnya, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kini bukan lagi sektor pelengkap, melainkan telah menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Setiap event yang digelar berdampak langsung pada pergerakan ekonomi rakyat, mulai dari UMKM, pelaku seni dan budaya, kuliner, transportasi, hingga perhotelan.

“Ketika event tumbuh, ekonomi rakyat ikut bergerak. Karena itu, peluncuran Calendar of Event 2026 menjadi langkah strategis agar aktivitas ekonomi berlangsung sepanjang tahun dan manfaatnya dirasakan masyarakat luas,” katanya.

Surya menegaskan, CoE Sumut 2026 mencerminkan kolaborasi kuat seluruh daerah di Sumatera Utara, mulai dari kawasan Danau Toba, Pesisir Timur, Kepulauan Nias, Dataran Tinggi Karo, hingga kota-kota besar.

“Tidak ada daerah yang berdiri sendiri. Semua terhubung dalam satu semangat promosi pariwisata Sumatera Utara,” tegasnya.

Ragam event yang masuk dalam CoE 2026 meliputi festival budaya dan tradisi, pesta rakyat, karnaval seni, sport tourism nasional dan internasional, festival musik dan paduan suara, hingga ajang fashion dan ekonomi kreatif.

Dalam kesempatan tersebut, Surya juga menekankan tiga aspek utama yang harus menjadi perhatian seluruh daerah, yakni kebersihan, keramahan, dan kesiapan infrastruktur.

“Wisatawan akan kembali bukan hanya karena acaranya meriah, tetapi karena mereka merasa nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut Yuda Pratiwi Setiawan menjelaskan, tujuan utama penyelenggaraan CoE 2026 adalah memperkuat branding daerah, memberikan kepastian jadwal kunjungan, serta mendorong pergerakan wisatawan nusantara yang trennya terus meningkat.

Dari total 51 event yang diusulkan oleh 33 kabupaten/kota, melalui proses kurasi ditetapkan 36 event unggulan.

Enam di antaranya masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI, yakni Manaiamolo Fest (Nias Selatan), Samosir Music International (Samosir), Festival Bunga dan Buah (Karo), Berlabuh (Deliserdang), Gelar Melayu Serumpun (Medan), dan Gebyar Batubara Beranjak (Batubara).

Selain itu, CoE Sumut 2026 juga akan diramaikan berbagai event berskala internasional serta event bertema ekonomi kreatif dan fashion.

Yuda menyebutkan, kinerja sektor pariwisata Sumut menunjukkan tren positif. Hingga November 2025, kunjungan wisatawan mancanegara tercatat mencapai 268.939 kunjungan atau meningkat 15,5 persen dibandingkan tahun 2024.

“Kami optimistis dengan sinergi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, komunitas, industri, dan media, angka kunjungan wisatawan akan terus tumbuh pada tahun 2026,” katanya.

Acara peluncuran CoE Sumut 2026 turut dihadiri sejumlah kepala daerah, antara lain Bupati Pakpak Bharat, Samosir, dan Dairi, serta Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, pimpinan OPD, BUMN, BUMD, dan perwakilan lembaga, asosiasi, serta komunitas. (H21)

Editor : Editor Satu
#Event Unggulan wisata #calendar of event #pemprov sumut