Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Rider Aquabike Puji Danau Toba: Menantang, Indah, dan Bikin Semangat Bertanding

Editor Satu • Senin, 18 Agustus 2025 | 13:13 WIB
Para rider memacu kecepatan jetskinya pada Aquabike Jetski World Championship 2025 yang diselenggarakan di Balige, Kabupaten Toba, Minggu (17/8/2025). Kejuaraan ini diikut Pebalap dari berbagai negara
Para rider memacu kecepatan jetskinya pada Aquabike Jetski World Championship 2025 yang diselenggarakan di Balige, Kabupaten Toba, Minggu (17/8/2025). Kejuaraan ini diikut Pebalap dari berbagai negara

TOBA, METRODAILY – Gelaran Aquabike Jetski World Championship 2025 resmi berakhir di Danau Toba.

Ajang internasional yang ketiga kalinya digelar di “danau vulkanik terbesar di dunia” ini kembali menyisakan kesan mendalam bagi para rider.

Bagi juara dunia kategori Endurance, Boanerges Ratag, air Danau Toba terasa unik sekaligus menantang.

Rider berusia 16 tahun asal Manokwari, Papua Barat, itu mengaku harus menyesuaikan kondisi jetski agar bisa tampil maksimal.

“Airnya sangat berat, dan kita jadi tertantang sekali,” kata Ratag di Venue Aquabike, Pelabuhan Muliaraja Balige, Kabupaten Toba, Minggu (17/8/2025).

Ratag bukan orang baru di Danau Toba. Tahun 2024, ia hanya finis di posisi ke-11. Namun tahun ini, ia berhasil mencetak sejarah sebagai orang Indonesia pertama sekaligus pebalap termuda yang menjadi juara dunia Aquabike versi Union Internationale Motonautique (UIM).

Rekan satu timnya, Makaio Wimlie dari Jakarta, juga menilai Danau Toba istimewa. Menurutnya, kondisi air di danau ini sulit diprediksi, kadang tenang, kadang berombak.

“Di Danau Toba ini kondisi tidak bisa diprediksi, kadang airnya bisa flat, bisa berombak juga,” ujarnya.

Selain menantang, keduanya sepakat bahwa pemandangan Danau Toba sangat indah. Ratag mengaku terkesan dengan antusiasme penonton yang memenuhi venue.

“Pemandangannya sangat bagus, apalagi saat sunset. Kita juga senang banyak penonton yang datang,” ujarnya.

Sementara Wimlie menambahkan, suhu sejuk di Toba membuat para rider tidak cepat lelah saat bertanding.

“Cuacanya enak, adem, jadi nggak terlalu capek. Pemandangan bagus, penonton ramai, jadi makin semangat,” katanya.

Ajang ini kembali menegaskan posisi Danau Toba bukan hanya sebagai destinasi wisata kelas dunia, tapi juga arena sport tourism internasional. (Rel/dis)

Editor : Editor Satu
#Aquabike Jetski World Championship