SAMOSIR, METRODAILY – Dua rumah adat Batak milik keluarga Situmorang di Desa Parbaba Dolok, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, ludes terbakar pada Minggu (3/8) siang.
Bangunan berusia lebih dari seabad itu habis dilalap api, dengan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kebakaran pertama kali diketahui Walam Simanihuruk, warga yang sedang menyadap tuak aren di sekitar lokasi.
Saat kembali sekitar pukul 17.00 WIB, ia mendapati kedua rumah sudah rata dengan tanah.
“Pagi sekitar pukul 07.15 WIB saya lewat sini, belum ada tanda-tanda kebakaran. Sore sudah habis,” ujarnya, Senin (11/8).
Warga memperkirakan api mulai membesar sekitar pukul 13.30–14.00 WIB.
Hotben Situmorang, salah satu keturunan pemilik rumah adat, mengaku syok melihat bangunan peninggalan leluhur yang baru direnovasi atapnya pada Maret 2024 itu tinggal puing.
“Kami belum tahu apakah kebakaran ini disengaja atau tidak. Kami berharap Polres Samosir segera mengungkap penyebabnya,” kata Mangiring Situmorang, keluarga lainnya.
Meski tidak dihuni, rumah adat itu rutin dirawat karena menjadi tempat peristirahatan keluarga saat berziarah ke makam leluhur. (Net)
Editor : Editor Satu