Pemkab Simalungun All Out Dukung Geopark Kaldera Toba
Editor Satu• Senin, 28 Juli 2025 | 12:00 WIB
Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih dan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution.
MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Simalungun menyatakan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan kawasan Geopark Kaldera Toba sebagai warisan dunia.
Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, menegaskan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian tersebut di hadapan para kepala daerah se-kawasan Danau Toba.
“Kita punya tanggung jawab besar untuk menjaga keutuhan kawasan geopark, melindungi keanekaragaman hayati, serta melestarikan situs-situs geologi yang bernilai tinggi,” ujar Anton dalam acara jamuan makan malam bersama Gubernur Sumatera Utara di Aula Tengku Rizal Nurdin, Kamis (24/7) malam.
Jamuan itu digelar dalam rangka menyambut selesainya Revalidasi Geopark Kaldera Toba oleh UNESCO, yang dilaksanakan sejak 21 Juli 2025. Dua asesor internasional, Prof. Jose Bernardo Rodrigues Brilha dari Portugal dan Prof. Jeon Yong-Mun dari Korea Selatan, telah menuntaskan proses evaluasi.
Gubernur Sumut Bobby Nasution optimis Kaldera Toba akan kembali meraih “green card” dari UNESCO. “Kita sudah buat kegiatan dari tingkat kabupaten ke provinsi, hingga proses pengajuan ke internasional. Mudah-mudahan hasilnya positif,” ujar Bobby.
Bobby menekankan bahwa menjaga Geopark Kaldera Toba bukan hanya urusan status internasional, tetapi juga tanggung jawab terhadap alam, budaya, dan kehidupan masyarakat. “Menjaga Danau Toba ini sama dengan menjaga apa yang telah ditentukan Tuhan bagi umat manusia,” tegasnya.
Sementara itu, GM Geopark Kaldera Toba Azizul Kholis menyebut, seluruh rekomendasi UNESCO telah dipenuhi. Mulai dari penambahan geosite, panel informasi, inventarisasi warisan budaya dan alam, hingga partisipasi aktif dalam Global Geopark Network (GGN).
Azizul juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan semua pihak. “Tanpa komitmen pimpinan daerah, ini tidak akan terwujud. Ini menyangkut masa depan pariwisata dan prestasi Sumut di mata dunia,” katanya.
Meski proses revalidasi telah selesai, sejumlah catatan penting dari asesor tetap menjadi PR bersama. “Ini bukan sekadar penilaian, tapi panduan untuk menjaga kelestarian geopark secara berkelanjutan,” pungkas Bobby.
Acara jamuan turut dihadiri Wakil Gubernur Surya, Sekdaprov Sumut Togap Simangunsong, para bupati/wali kota se-kawasan Danau Toba, serta tokoh-tokoh strategis dari kementerian dan lembaga terkait. (esa)