SAMOSIR, METRODAILY – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution dibuat kagum saat mengunjungi Festival Edukasi Leluhur Batak di kawasan Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Minggu (6/7/2025) sore.
Festival ini diyakininya bisa menjadi ikon wisata edukasi unggulan di Danau Toba.
Dalam kunjungannya, Bobby menyaksikan berbagai penampilan budaya Batak Toba, termasuk Turi-turian atau Torsa, yakni kisah-kisah tutur warisan leluhur Batak.
Baca Juga: Isu Kapolres Ditangkap KPK Bikin Heboh, Begini Klarifikasi Resmi Juru Bicara KPK
Bersama Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom dan Anggota DPR RI Hinca Panjaitan yang juga penggagas Komunitas Rumah Hela, Bobby menikmati sajian budaya yang berlangsung sejak 1 hingga 10 Juli 2025 itu.
“Wisata edukasi seperti ini harus menjadi kekuatan utama Danau Toba, karena selain alamnya, cerita leluhur Batak punya daya tarik luar biasa,” ujar Bobby penuh antusias.
Selain menikmati festival, Bobby juga berdiskusi serius bersama Vandiko dan Hinca Panjaitan mengenai beberapa persoalan strategis di kawasan Danau Toba, seperti potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pengelolaan sampah di kawasan Pusuk Buhit.
Baca Juga: Gus Irawan Pasaribu Sambut 174 Jamaah Haji Tapsel Pulang Selamat
Ia menyarankan agar Pemkab Samosir segera mendirikan posko pemantauan karhutla, mengingat ilalang di bukit sangat mudah terbakar di musim kemarau.
Untuk menjaga kebersihan di Pusuk Buhit, Bobby mengusulkan adanya pengawasan khusus terhadap barang bawaan pengunjung, terutama makanan dan minuman kemasan, yang harus dicatat saat masuk dan dilaporkan saat keluar lokasi wisata.
Jelang UTMB 2025, Samosir Siap Jadi Sorotan Dunia
Tak hanya itu, Gubernur juga membahas persiapan event internasional Ultra Trail du Mont-Blanc (UTMB) World Series 2025 yang akan digelar di Samosir Oktober mendatang.
Rute lomba lari lintas alam itu disebut akan melewati kawasan menanjak yang penuh tantangan, selaras dengan kondisi geografis Danau Toba.
Baca Juga: Kasus Dana Desa Fiktif, Mantan Kades Huta Lobu Madina Disidang
Menanggapi semua perhatian Bobby, Hinca Panjaitan mengaku salut. “Beliau sangat tertarik dengan storytelling leluhur Batak. Ini bukti bahwa Gubernur kita peduli budaya dan potensi wisata Danau Toba,” ucapnya.
Hinca berharap Festival Edukasi Leluhur Batak bisa masuk kalender event nasional karena diyakini mampu menghidupkan kembali cerita sejarah, adat, dan budaya Batak Toba secara modern namun otentik, terutama bagi generasi muda.
“Bukan hanya menikmati keindahan Danau Toba, tapi juga memahami dan mencintai sejarahnya. Inilah kekuatan wisata edukasi sejati,” tutup Hinca. (rel)