Peluncuran ’Simalungun Safe Tourism’ di RTP Pantai Bebas Parapat.
SIMALUNGUN, METRODAILY — Wisatawan yang berkunjung ke Danau Toba kini bisa merasa lebih aman. Polres Simalungun resmi meluncurkan program inovatif ‘Simalungun Safe Tourism’ di Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Sabtu (28/6) sore.
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menjelaskan, program ini adalah bentuk komitmen Polres Simalungun untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
“Kami ingin wisatawan tak hanya merasa aman secara fisik, tapi juga mendapat pengalaman liburan yang berkesan dan ramah lingkungan,” ujar Marganda, Jumat (27/6) malam.
Launching program ini dihadiri Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih bersama Ketua TP PKK Darmawati Anton Saragih, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Slamet Faojan, Ketua DPRD Kabupaten Simalungun Sugiarto, dan Kadis Pariwisata Simalungun Muhammad Fikri Damanik.
Beberapa kegiatan nyata dari program ini antara lain:
Pembersihan dan pemeliharaan Danau Toba bersama Forkopimda dan masyarakat untuk menjaga kelestarian ekosistem
Edukasi masyarakat soal pentingnya kebersihan dan kelestarian alam
Peningkatan pengamanan di objek wisata agar wisatawan merasa lebih nyaman
“Kami berkomitmen penuh meningkatkan keamanan demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dari sektor pariwisata,” tegas Marganda.
Untuk mendukung program ini, Polres Simalungun mengerahkan 54 personel yang terdiri dari Sat Pam Obvit, Polsek Parapat, dan Polsek Dolok Pardamean. Mereka dilengkapi berbagai fasilitas modern, seperti mobil double cabin, sepeda motor listrik, hingga kapal patroli.
Tak hanya itu, teknologi keamanan seperti Chicked X-Ray Scanner, Security Door, dan Hand Held Metal Detector juga digunakan untuk memperkuat pengamanan.
Marganda berharap pemerintah ikut mendukung lewat pembangunan infrastruktur keamanan seperti CCTV dan pos kamling. Ia juga mengajak masyarakat aktif berpartisipasi dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan ke call center bebas pulsa 110 atau WhatsApp 08116501516. “Masyarakat adalah mata dan telinga kami,” tandasnya.
Dengan hadirnya ‘Simalungun Safe Tourism’, diharapkan Kabupaten Simalungun semakin dikenal sebagai destinasi wisata super prioritas yang aman, bersih, dan memikat wisatawan. (rel)