MEDAN, METRODAILY – Wisatawan yang ingin liburan ke Danau Toba tak lama lagi bisa menikmati sensasi naik seaplane alias pesawat air.
Rencana ini tengah dimatangkan oleh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) demi mendukung kenyamanan wisata dan mendongkrak ekonomi lokal.
Usulan pengadaan seaplane dengan rute langsung menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba ini telah diajukan kepada Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Jakarta, Rabu (14/5).
Baca Juga: Murid SD hingga SMK di Siantar Mulai Nikmati Program Makan Bergizi Gratis
“Ini langkah strategis untuk mempercepat arus kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,” ujar Jimmy Panjaitan, Direktur Utama BPODT, Senin (19/5) di Medan.
Dengan hadirnya transportasi udara langsung, waktu tempuh dari Medan atau kota besar lainnya ke Danau Toba bisa jauh lebih singkat. Wisatawan dari negara tetangga pun diharapkan lebih mudah datang tanpa harus transit jauh-jauh.
“Harapannya, ini bisa meningkatkan frekuensi kunjungan dan memperluas jangkauan pasar wisata Danau Toba,” tambah Jimmy.
Baca Juga: Dua SPBU di Simalungun Tertangkap Layani Pelangsir BBM Subsidi
Jimmy menegaskan, pengembangan seaplane ini bukan hanya soal kecepatan perjalanan. Lebih dari itu, ini bagian dari visi besar menjadikan Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Ia menyebut pentingnya kolaborasi lintas sektor antara BPODT, Pemprov Sumut, dan Kementerian Perhubungan untuk mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Kalau akses semakin bagus, dampaknya akan dirasakan langsung masyarakat di sekitar Danau Toba,” ucapnya.
Baca Juga: Lansia Hanyut di Sungai Bah Bolon, Ditemukan Meninggal Dunia
Rencana ini juga selaras dengan penetapan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) melalui Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2017.
Liburan Terbang ke Delapan Kabupaten Sekaligus
Jika program ini berjalan, wisatawan bisa menikmati tour udara ke delapan kabupaten yang mengelilingi Danau Toba: Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba, Simalungun, Dairi, Karo, dan Pakpak Bharat.
“Kita ingin distribusi kunjungan wisatawan merata. Setiap daerah bisa punya paket wisata sendiri yang terhubung lewat seaplane,” jelas Jimmy. (dtc)
Editor : Editor Satu