SAMOSIR, METRODAILY – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,4 mengguncang Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Jumat (30/10/2026) sore.
Getarannya dirasakan warga di Kecamatan Pangururan dan Ronggur Nihuta. Meski tergolong gempa dangkal, hingga kini belum ada laporan kerusakan bangunan.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MKG) Wilayah I, Dr Hendro Nugroho, mengatakan gempa terjadi pukul 17.29.39 WIB. Berdasarkan hasil analisis pemutakhiran BMKG, pusat gempa berada pada koordinat 2,59 derajat Lintang Utara dan 98,65 derajat Bujur Timur.
Baca Juga: Viral Penyalahgunaan Beras SPHP, Bulog Sibolga Perketat Pengawasan Mitra Penyalur
"Episenter gempa terletak 6 kilometer barat daya Samosir, Sumatera Utara, dengan kedalaman 2 kilometer," demikian keterangan Hendro dalam rilis BMKG, Jumat.
Kedalaman hiposenter yang hanya 2 kilometer mengindikasikan gempa tersebut tergolong dangkal. Berdasarkan lokasi episenter dan kedalamannya, BMKG mengidentifikasi gempa dipicu aktivitas sesar aktif.
Getaran gempa dirasakan di Pangururan dan Kecamatan Ronggur Nihuta dengan intensitas II MMI. Pada skala tersebut, getaran dirasakan beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.
Baca Juga: Bobby Nasution Siapkan Pembiayaan di Luar APBD untuk Nelayan Nias Selatan, Ini Skemanya
Meski getarannya dirasakan masyarakat, BMKG belum menerima laporan kerusakan bangunan akibat peristiwa tersebut.
Pemantauan hingga pukul 17.41 WIB juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya. Warga diminta mengakses informasi kebencanaan melalui kanal resmi BMKG, yakni media sosial @infoBMKG, situs www.bmkg.go.id dan inatews.bmkg.go.id, serta aplikasi InfoBMKG. (Rel/mea)
Editor : Editor Satu