Lubang Jalan Horas Sibolga Dikeruk PU, Malah Dibiarkan Menganga

Editor Satu • Dipublikasikan Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:50 WIB
Pengendara harus ekstra hati-hati saat melintasi lubang-lubang menganga di Jalan Horas, Sibolga, yang telah dikeruk untuk persiapan perbaikan tetapi belum ditambal.
Pengendara harus ekstra hati-hati saat melintasi lubang-lubang menganga di Jalan Horas, Sibolga, yang telah dikeruk untuk persiapan perbaikan tetapi belum ditambal.

SIBOLGA, METRODAILY – Lubang-lubang besar di Jalan Horas, Kota Sibolga, yang sempat dikeruk untuk persiapan perbaikan justru dibiarkan menganga.

Kondisi ini memperbesar risiko kecelakaan di jalur nasional yang menjadi akses penting menuju Pelabuhan Penyeberangan Pelindo tersebut.

Kerusakan jalan berupa lubang dan permukaan bergelombang sudah lama dikeluhkan pengguna jalan. Namun, setelah petugas Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membentuk dan membersihkan lubang untuk persiapan penambalan, perbaikan tak kunjung tuntas.

Baca Juga: Bupati Humbahas Lantik 7 Pejabat, Camat Tarabintang dan Plt Direktur RSUD Berganti

Lubang yang semula berbentuk tidak beraturan kini menjadi kotak-kotak besar dengan tepi tajam dan permukaan dalam. Kondisi tersebut dinilai semakin membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari.

“Kalau dulu lubangnya masih agak landai, sekarang setelah dikeruk PU jadi kotak dan dalam kali. Kalau malam tidak kelihatan, bisa terbalik orang. Ini malah lebih bahaya,” keluh Hendri, pengemudi minibus di sekitar Simpang Lima, Rabu (28/10/2026).

Jalan Horas merupakan jalur padat yang dilalui sepeda motor, mobil pribadi, truk logistik, hingga kendaraan berat dari dan menuju Pelabuhan Pelindo.

Baca Juga: Operasi Patuh Toba 2026 di Tapteng Berlangsung 14 Hari, Sasar Pelanggar Lawan Arus

Kepadatan lalu lintas membuat lubang-lubang tersebut menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan.

Di kawasan Simpang Lima hingga gerbang keluar Pelabuhan Pelindo, pengendara terpaksa bermanuver menghindari lubang. Pergerakan kendaraan yang mendadak ke kiri atau kanan berpotensi memicu tabrakan, terutama ketika arus lalu lintas sedang ramai.

Warga mendesak Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara segera menuntaskan penambalan. Mereka menilai pengerukan tanpa penyelesaian justru membuat kondisi jalan semakin berbahaya.

Baca Juga: Jalur Siantar-Saribudolok Rawan Lakalantas, Polisi Pasang Rambu di Km 20

“Kami minta jangan dicicil-cicil. Kalau sudah dibongkar ya langsung ditambal aspal. Ini akses pelabuhan, wajah Kota Sibolga. Masa jalan nasional kondisinya seperti ini terus,” tegas Hendri.

Warga berharap perbaikan segera dilakukan sebelum terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa. Apalagi, Jalan Horas berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik melalui pelabuhan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kementerian PU mengenai jadwal penuntasan penambalan Jalan Horas. (ts)

Editor : Editor Satu
jalan berlubang