Cegah ISPA, Dinkes Tapteng Bagikan Masker Kepada Masyarakat 

Leo Sihotang • Dipublikasikan Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:19 WIB
Dinkes Tapteng saat membagikan masker kepada masyarakat.
Dinkes Tapteng saat membagikan masker kepada masyarakat.

 

TAPTENG, METRODAILY- Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) bergerak cepat menginstruksikan seluruh jajaran Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk membagikan masker gratis kepada masyarakat. Langkah siaga ini diambil sebagai respons atas kabut asap tebal akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang menyelimuti wilayah Tapteng.

Kebijakan preventif tersebut bertujuan untuk melindungi kesehatan warga dari ancaman penurunan kualitas udara yang berisiko memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, hingga masalah kulit.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah, Lisnawati Panjaitan, pada Rabu 14 Oktober 2026, menyatakan bahwa aksi ini merujuk langsung pada instruksi Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, S.H., M.H.

"Sesuai arahan Bapak Bupati, kami melakukan pembagian masker di seluruh wilayah kerja UPTD Puskesmas se-Tapanuli Tengah. Langkah ini merupakan aksi nyata pencegahan dini untuk melindungi kesehatan masyarakat," ujar Lisnawati Panjaitan saat dikonfirmasi.

Selain membagikan masker secara masif di titik-titik keramaian dan jalan raya, pihak Dinas Kesehatan juga telah menyiagakan seluruh pos pelayanan medis. Langkah strategis ini mencakup jaminan ketersediaan stok masker, tabung oksigen, serta obat-obatan esensial guna mengantisipasi lonjakan keluhan gangguan pernapasan.

Dalam kesempatan yang sama, Dinkes Tapteng turut mengimbau warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, serta selalu memantau informasi resmi dari pemerintah terkait perkembangan kualitas udara.

"Kami mengimbau warga untuk tidak panik namun tetap waspada. Apabila mengalami gejala seperti batuk terus-menerus, sesak napas, mata perih, atau gangguan kesehatan lainnya, segera kunjungi Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat," pungkas Lisnawati. (net)

 

Editor : Leo Sihotang
tapteng