Asap Terbawa Angin ke Sumut, Diprediksi Bertahan 3 Hari

Editor Satu • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:27 WIB
Ilustrasi: Sebaran asap terdeteksi di seluruh wilayah Sumatera Utara pada 16 Oktober 2026. BMKG mencatat jarak pandang di sejumlah wilayah turun menjadi 1–3 kilometer.
Ilustrasi: Sebaran asap terdeteksi di seluruh wilayah Sumatera Utara pada 16 Oktober 2026. BMKG mencatat jarak pandang di sejumlah wilayah turun menjadi 1–3 kilometer.

MEDAN, METRODAILY — Sebaran asap terdeteksi di seluruh wilayah Sumatera Utara pada Jumat, 16 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat jarak pandang di sejumlah wilayah turun menjadi 1–3 kilometer.

Kondisi tersebut diprakirakan masih berlangsung hingga tiga hari ke depan.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, menyampaikan bahwa hasil pemantauan pada pukul 10.00 WIB menunjukkan penurunan jarak pandang di wilayah pengamatan Stasiun Meteorologi Kualanamu, Aek Godang, dan Silangit.

Baca Juga: Calon Pangulu Nomor 1 Raih Suara Terbanyak di Pilpanag PAW Sigodang Panei

Kondisi tersebut perlu diwaspadai, terutama oleh pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Jarak pandang yang terbatas dapat meningkatkan risiko kecelakaan, sementara paparan partikel asap berpotensi mengganggu kesehatan.

Angin Bawa Asap ke Sumut

Berdasarkan analisis arah angin, pergerakan udara pada 16 Oktober 2026 berlangsung dari timur hingga tenggara menuju barat laut hingga utara.

Pola ini mengindikasikan bahwa asap yang menyelimuti Sumatera Utara kemungkinan terbawa dari wilayah Sumatera bagian selatan dan Kalimantan.

Baca Juga: Liverpool Bantai LASK 6-3,

Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa sumber asal asap belum dapat dipastikan. Penetapan sumbernya memerlukan analisis lebih lanjut dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer dan data pendukung lainnya.

Sementara itu, pemantauan citra satelit terhadap sebaran titik panas selama 24 jam pada 15 Oktober 2026 mendeteksi titik panas kategori sedang di Kabupaten Asahan dan Padang Lawas Utara.

Dalam laporan tersebut, jumlah titik panas ditulis sebanyak tiga titik, tetapi keterangan jumlah dalam tanda kurung mencantumkan angka dua. Karena terdapat ketidaksesuaian data, jumlah pastinya perlu dikonfirmasi kepada BMKG.

Baca Juga: Kanit Tipikor  Diisukan Diperiksa Propam, Polres Padangsidimpuan

Kualitas Udara Kategori Sedang

Di tengah sebaran asap, hasil pemantauan kualitas udara pada 16 Oktober 2026 menunjukkan sejumlah wilayah Sumatera Utara berada dalam kategori sedang. Namun, kondisi ini tidak berarti seluruh wilayah memiliki tingkat kualitas udara yang sama.

BMKG mengimbau masyarakat di daerah berkabut atau terdampak asap untuk berhati-hati saat berkendara. Pengemudi diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menyalakan lampu kendaraan sesuai kebutuhan.

Masyarakat juga disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk dan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel asap.

Baca Juga: Labura Darurat Narkoba, Mahasiswa Minta Tangkap Diduga Bandar Narkoba

BMKG turut mengimbau para kepala daerah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri untuk mengantisipasi dampak sebaran asap serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Informasi perkembangan cuaca dan sebaran asap dapat dipantau melalui akun media sosial @infobmkgsumut. Masyarakat juga dapat menghubungi layanan BBMKG Wilayah I Medan melalui nomor 082168043653 atau email bbmkg1@bmkg.go.id. (rel)

Editor : Editor Satu
asap di sumut