SIBOLGA, METRODAILY – Belum lama selesai dikerjakan, Jalan Sudirman di Kota Sibolga sudah berlubang di sejumlah titik.
Kondisi proyek pemeliharaan berkala jalan provinsi senilai Rp6,04 miliar itu memicu kekecewaan warga yang mempertanyakan kualitas pekerjaan dan pengawasan pemerintah.
Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan tersebut merupakan Pemeliharaan Berkala Jalan Provinsi pada ruas Jalan Sudirman, Sibolga, dengan Nomor Kontrak 620/492/UPTDBMCK-SBG/KPA/VI/2026. Proyek dikerjakan CV Mahmud Gemilang dengan nilai kontrak Rp6.043.911.841 dan waktu pelaksanaan 120 hari kalender.
Baca Juga: Cekcok soal Lirik Lagu Saat Pesta Tuak, Tetangga Ditembak Pakai Senapan Angin
Warga menilai kerusakan dini tersebut perlu segera ditindaklanjuti. Jalan yang selama ini dinantikan perbaikannya justru kembali menunjukkan kerusakan, meski anggaran miliaran rupiah telah dialokasikan.
“Baru diaspal, sudah berlubang lagi di beberapa titik. Padahal kami sangat berharap jalan ini bisa bagus, biar kami aman melintas,” keluh Bangun Tanjung, warga pengguna jalan, Jumat (9/10/2026).
Sorotan warga tidak hanya tertuju pada lubang di permukaan jalan, tetapi juga kondisi hasil pengaspalan yang dinilai kasar dan berpori-pori. Mereka khawatir kondisi tersebut membuat lapisan aspal lebih rentan mengalami kerusakan, terutama ketika terpapar air hujan.
Baca Juga: 634 Rumah di Siantar Bakal Dibedah, 47 Lolos Tahap Pertama
“Wajar kalau berlubang, aspalnya saja kasar seperti kurang matang. Kalau hujan, air masuk ke pori-porinya. Jelas tidak akan tahan lama,” ujar warga lainnya.
Pantauan wartawan juga menemukan genangan air di sejumlah bagian jalan setelah hujan turun. Genangan diduga berkaitan dengan cekungan pada bagian tengah permukaan jalan.
Kondisi tersebut menambah kekhawatiran warga terhadap daya tahan hasil pekerjaan. Mereka meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut), melalui instansi teknis terkait, memeriksa kondisi jalan dan mengevaluasi kualitas pekerjaan kontraktor.
Baca Juga: Tenggelam Sejak 5 Oktober, Warga Batubara Ditemukan Meninggal di Danau Toba
Minta Mutu Jalan Diperiksa Sebelum Serah Terima
Warga mendesak Pemprov Sumut tidak mengabaikan kerusakan yang muncul pada proyek bernilai miliaran rupiah tersebut.
Mereka meminta Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut turun langsung untuk memeriksa mutu pekerjaan sebelum proyek menjalani proses serah terima atau Provisional Hand Over (PHO).
Menurut warga, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi kontrak dan kerusakan yang muncul segera ditangani oleh pihak yang bertanggung jawab.
“Jangan biarkan uang rakyat Rp6 miliar habis sia-sia untuk jalan yang hanya tahan hitungan minggu,” tegas Bangun.
Baca Juga: Tak Kantongi Izin, Dua Papan Reklame di Siantar Dibongkar Satpol PP
Warga juga meminta evaluasi terhadap CV Mahmud Gemilang selaku pelaksana proyek apabila hasil pemeriksaan menemukan pekerjaan tidak memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari UPTD Bina Marga dan Bina Konstruksi Sibolga mengenai kerusakan dini pada ruas Jalan Sudirman tersebut.
Kepala UPTD Bina Marga Sibolga, Hariady, belum memberikan tanggapan atas panggilan telepon dan pesan WhatsApp yang dikirimkan wartawan. (ts)
Editor : Editor Satu