TAPSEL, METRODAILY – Persoalan listrik masih menjadi kebutuhan mendesak warga Lingkungan V Aek Sabatang, Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).
Selain jaringan listrik, masyarakat pedalaman tersebut juga mengeluhkan akses jalan serta keterbatasan fasilitas kesehatan. Aspirasi itu disampaikan saat Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) dari Fraksi Golkar, H. Aswin Parinduri, melaksanakan Reses I Tahun Sidang III 2026-2027 di wilayah tersebut.
Aswin datang bersama Ketua DPD Golkar Tapsel yang juga Ketua DPRD Tapsel, H. Rahmat Nasution. Rombongan harus menempuh akses yang tidak mudah untuk mencapai permukiman warga.
Baca Juga: 31 Asuransi Kesehatan Tambahan Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan BPJS Kesehatan
Kondisi tersebut sekaligus memperlihatkan sejumlah persoalan dasar yang masih dihadapi masyarakat, terutama infrastruktur dan akses terhadap pelayanan publik.
Setibanya di Lingkungan V Aek Sabatang, rombongan disambut Tari Femeapo, tarian kehormatan masyarakat Ononiha sebagai bentuk penghormatan kepada tamu.
Di hadapan warga, Aswin mengatakan reses menjadi kesempatan bagi anggota legislatif untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat, bukan sekadar agenda formal.
“Kehadiran saya, Sekwan dan rombongan untuk mendengar langsung keluhan dan aspirasi masyarakat, serta kebutuhan-kebutuhan masyarakat. Seluruh aspirasi ini nanti dicatat Sekwan dan akan diperjuangkan bersama, terutama yang merupakan kewenangan Pemerintah Sumut,” kata Aswin.
Baca Juga: KPK Panggil Ajudan Wali Kota Psp dan Kadis PUPR Tapsel, Saksi Kasus Proyek Jalan
Kepala Lingkungan V Aek Sabatang Agus Laia berharap kunjungan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ia ingin aspirasi warga diteruskan menjadi pembangunan nyata di wilayah mereka.
“Semoga kehadiran bapak dan rombongan bisa membawa harapan, agar kampung kami diberikan perhatian dan pembangunan oleh pemerintah,” katanya.
Tokoh masyarakat Sokhi Nduru menyebut kebutuhan yang paling mendesak meliputi penerangan atau jaringan listrik, perbaikan jalan, rumah ibadah, serta fasilitas kesehatan seperti puskesmas maupun pustu.
Menanggapi persoalan listrik, Aswin mengatakan akan berkoordinasi dengan PT PLN agar jaringan listrik dapat masuk ke Lingkungan V Aek Sabatang. Ia menargetkan kebutuhan tersebut dapat diperjuangkan untuk direalisasikan pada tahun mendatang.
Baca Juga: Dahlia Poland Go Public, Sudah 3 Bulan Pacaran dengan Model
Aswin juga meminta masyarakat mendukung pembangunan apabila jaringan listrik masuk ke wilayah tersebut, termasuk memberikan akses apabila pemasangan tiang dan jaringan membutuhkan lahan warga.
“Kalau pembangunan listrik masuk nanti, kita harapkan masyarakat yang memiliki tanah tempat pembangunan tiang listrik bisa bekerja sama dengan PLN dan memberikan kemudahan agar pembangunan berjalan lancar,” katanya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (6/10/2026).
Sementara untuk persoalan jalan dan fasilitas kesehatan, Aswin menjelaskan kewenangan utamanya berada pada Pemerintah Kabupaten Tapsel. Meski demikian, aspirasi tersebut tetap akan dibawa melalui komunikasi dengan Pemkab Tapsel dan anggota DPRD Tapsel.
Baca Juga: Asap Selimuti 15 Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer
Ia berharap kebutuhan akses jalan dan fasilitas kesehatan di Aek Sabatang mendapat perhatian dalam pembangunan 2027.
Menurut Aswin, pembangunan masyarakat juga tidak cukup hanya melalui bantuan. Pemerintah perlu membuka akses permodalan, pendampingan dan peluang usaha agar masyarakat dapat meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan. (net)
Editor : Editor Satu