Nelayan Hilang di Danau Toba, Dayung dan Sandal Ditemukan

Editor Satu • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 12:03 WIB
Nelayan US hilang di Danau Toba saat memasang doton. Tim gabungan menemukan dayung dan sandal, tetapi korban dan solunya belum ditemukan.
Nelayan US hilang di Danau Toba saat memasang doton. Tim gabungan menemukan dayung dan sandal, tetapi korban dan solunya belum ditemukan.

SIMALUNGUN, METRODAILY – Pencari ikan atau nelayan berinisial US (33) hilang di perairan Danau Toba, tepatnya di depan Pesanggrahan, Kelurahan Tigaraja, Kecamatan Girsang Simpang Bolon, Kabupaten Simalungun, Senin (5/10).

US diduga mengalami kecelakaan saat kembali ke tengah danau untuk memasang doton atau jerat ikan. Hingga kini, US bersama solu atau sampan berbahan fiber yang digunakannya belum ditemukan.

Kanit Polairud Markas Danau Toba Ipda Ronald Purba mengatakan kejadian tersebut dilaporkan Jitro Gultom (45), warga Kelurahan Parsaoran Ajibata, Kabupaten Toba, sekitar pukul 09.30 WIB.

Baca Juga: Lima Sapi Mati di Perkebunan Dolok Ilir, Polisi Selidiki Dugaan Keracunan

Menurut Ronald, sebelum kejadian Jitro dan US berangkat bersama ke perairan Danau Toba sekitar pukul 06.00 WIB. Keduanya menggunakan solu berbahan fiber untuk menarik doton.

Setelah doton ditarik, ikan hasil tangkapan dibawa ke tepi pantai. Jitro kemudian pergi ke pasar, sedangkan US kembali ke tengah danau seorang diri menggunakan solu untuk memasang doton.

Sekitar pukul 07.00 WIB, Jitro kembali dari pasar. Namun, US sudah tidak terlihat. Solu yang digunakan US juga tidak tampak di permukaan danau.

Baca Juga: Karyawan RM Ayam Pecak Larikan Motor Toke Rp14 Juta

Jitro kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi. Dalam pencarian awal, ia menemukan sebuah dayung kayu dan sandal yang diduga milik US. Sementara solu yang digunakan korban tidak ditemukan.

“Diduga korban mengalami kecelakaan saat memasang doton. Saat itu korban membawa batu yang digunakan sebagai pemberat atau pengikat jangkar,” kata Ronald.

Setelah menerima laporan, personel Polairud Markas Danau Toba bersama Basarnas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian.

Tim gabungan menggunakan kapal RIB 05 dan menyisir perairan di sekitar titik terakhir US diketahui berada.

Baca Juga: Move On dari Deddy Corbuzier, Sabrina Chairunnisa Pamer Foto Pria Misterius

Pencarian juga difokuskan di sekitar koordinat 02.40.031 LU dan 98.55.546 BT setelah Polairud berkoordinasi dengan Basarnas.

Namun, hingga pencarian berlangsung, keberadaan US maupun solu yang digunakannya belum diketahui.

Tim gabungan masih menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian.

“Personel bersama Basarnas masih melakukan pencarian terhadap korban di sekitar lokasi,” ujar Ronald. (mdi)

Editor : Editor Satu
nelayan hilang danau toba