SIANTAR, METRODAILY — Kebakaran terjadi di SMP Negeri 6 Pematangsiantar, Jalan Meranti, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Sabtu (3/10) pagi. Api membakar plafon serta tumpukan kursi kayu rusak yang berada di dalam gudang sekolah.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 06.46 WIB oleh penjaga sekolah, Rikson Purba (48). Saat itu, Rikson melihat api sudah membakar bagian plafon gudang dan kursi-kursi kayu yang rusak.
Kapolsek Siantar Utara Iptu Nana Sandra langsung memimpin pengecekan lokasi kejadian.
Baca Juga: Karyawan Bolak-balik Curi Barang di Toko, Terakhir Kepergok Bawa Mesin
Dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) Pemko Pematangsiantar dikerahkan ke lokasi. Petugas sekitar 15 menit kemudian berhasil memadamkan api sebelum merembet dan membesar.
Nana mengatakan, sumber api sementara diduga berasal dari kursi kayu rusak yang berada di dalam gudang.
"Sumber api diperkirakan dari kursi kayu yang rusak di dalam gudang SMP Negeri 6. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," kata Nana.
Petugas masih melakukan pengecekan untuk memastikan penyebab kebakaran.
Baca Juga: Spanyol Sapu Bersih 3 Laga Nations League, Ceko Jadi Korban Berikutnya
Dua Hari Sebelumnya, Rumah di Gang Duku Terbakar
Dua hari sebelumnya, Kamis (1/10), kebakaran juga melanda satu rumah di Jalan Farel Pasaribu, Kelurahan Parhorasan Nauli, Kecamatan Siantar Marihat.
Rumah milik Antoni Pakpahan (44) itu terbakar sekitar pukul 11.55 WIB. Api pertama kali diketahui warga bernama Dinda Silalahi setelah melihat asap mengepul dari bagian belakang atau dapur rumah.
Dinda kemudian memberitahu tetangganya, Krisdo Haposan Silitonga. Krisdo langsung mendatangi rumah Antoni untuk memastikan sumber asap.
Namun, rumah dalam keadaan kosong dan terkunci. Krisdo kemudian memanggil keluarga Antoni, Elalia Lumban Tobing, yang tinggal tidak jauh dari lokasi.
Baca Juga: Shandy Aulia Tampil di Dior Summer 2027, Kenakan Gaun Hijau Mint Feminin
Warga selanjutnya mendobrak pintu rumah. Mereka mendapati api dan asap sudah memenuhi bagian dapur. Upaya pemadaman dilakukan warga dengan menyiramkan air menggunakan ember.
Sekitar pukul 12.05 WIB, empat unit mobil damkar Pemko Pematangsiantar dan satu unit mobil damkar PT STTC tiba di lokasi.
Petugas berhasil memadamkan api sekitar pukul 12.20 WIB.
Kapolsek Siantar Marihat AKP David Eka Putra bersama personel dan Tim Inafis Polres Pematangsiantar kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara.
Baca Juga: Sejumlah Kepala Desa di Asahan Ngaku Patungan Pengembalian TGR
"Penyebab kebakaran diduga dari hubungan arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa, sedangkan kerugian materil sekitar Rp50 juta," kata David Eka. (rel)
Editor : Editor Satu