Mengenang Letda Sujono, Gugur dalam Konflik Lahan Perkebunan Bandar Betsy

Editor Satu • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 11:50 WIB
Wagub Sumut Surya memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Tugu Letda Sujono, Bandar Betsy, Kecamatan Bandar Huluan, Simalungun.
Wagub Sumut Surya memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Tugu Letda Sujono, Bandar Betsy, Kecamatan Bandar Huluan, Simalungun.

SIMALUNGUN, METRODAILY – Nama Letda Sujono kembali dikenang di Bandar Betsy, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun. Perwira TNI itu gugur dalam konflik terkait lahan perkebunan negara pada 1965.

Peristiwa tersebut menjadi bagian dari sejarah kawasan Bandar Betsy yang kembali diangkat dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026. Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya memimpin upacara di Tugu Letda Sujono, Kamis (1/10).

Rangkaian peringatan tidak hanya diisi upacara. Surya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut lebih dulu meletakkan karangan bunga di Tugu Letda Sujono sebagai penghormatan atas jasa dan pengorbanannya.

Baca Juga: Rumah Kosong Dibobol Lewat Jendela, Barang Rp26 Juta Dijarah

Surya juga menyerahkan bingkisan dan tali asih kepada keluarga almarhum Letda Sujono.

Setelah upacara, ribuan masyarakat Simalungun menyaksikan fragmen tragedi Bandar Betsy yang menggambarkan peristiwa gugurnya Letda Sujono dalam konflik terkait lahan perkebunan negara.

Surya mengatakan, sejarah Bandar Betsy menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Semangat gotong royong, persatuan, toleransi, keadilan, serta kepedulian terhadap sesama menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Surya.

Baca Juga: Kapolda Sumut Turun ke Simalungun, Monitor Konflik Lahan dan Perkebunan

Menurutnya, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak seharusnya berhenti sebagai agenda seremonial. Sejarah perjuangan bangsa perlu dijadikan pembelajaran untuk memperkuat persatuan masyarakat Sumut.

“Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, kita perkuat semangat persatuan dan kesatuan masyarakat Sumatera Utara, serta meneguhkan Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Pemilihan Bandar Betsy sebagai lokasi peringatan memiliki makna historis. Kawasan tersebut berkaitan erat dengan peristiwa yang menewaskan Letda Sujono di Perkebunan Bandar Betsy pada 1965.

Baca Juga: Ronaldo Tinggalkan Kamp Portugal, Diduga Kecewa Tak Jadi Starter

Karena itu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Tugu Letda Sujono sekaligus menjadi ruang untuk mengenang pengorbanan para pejuang dan menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi penerus.

Upacara tersebut diikuti anggota DPRD Sumut dan DPRD Kabupaten Simalungun, personel TNI dan Polri, ASN, organisasi masyarakat, serta pelajar dan mahasiswa. (rel)

Editor : Editor Satu
Hari Kesaktian Pancasila 2026 Wagub Sumut Surya