JAKARTA, METRODAILY – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemulihan layanan air bersih, sanitasi dan persampahan bagi masyarakat terdampak bencana di lima kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Lima wilayah tersebut yakni Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Langkat. Penanganan juga mencakup kawasan hunian tetap (huntap).
Pembangunan dan pemulihan infrastruktur dilakukan melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, dengan sasaran utama mengembalikan akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar.
Baca Juga: Sungai Aek Saili Dinormalisasi Usai Banjir Tapteng, 10 Alat Berat Dikerahkan
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemulihan pascabencana tidak berhenti pada perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat kembali terpenuhi.
“Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar,” ujar Dody.
Progres Air Minum Capai 39,13 Persen
Pekerjaan sektor air minum dibagi menjadi dua paket penanganan.
Paket 1 yang mencakup Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga mencapai progres fisik 31,30 persen pada periode 18–24 September 2026.
Baca Juga: PGN Salurkan 149 Tabung Oksigen untuk Layanan Kesehatan di Sumut dan Aceh
Sementara Paket 2 yang meliputi Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan dan Langkat mencapai progres fisik 39,13 persen pada periode yang sama.
Di Tapanuli Tengah, pembangunan permanen mencakup Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Pandan dan Tukka, SPAM IKK Sibabangun serta SPAM IKK Pinangsori.
Di Kota Sibolga, pekerjaan meliputi SPAM IKK Sarudik, pembangunan intake permanen di sumber Aek Doras, serta jaringan perpipaan dan sambungan rumah di Huntap Aek Parombunan.
Tapanuli Utara mendapatkan pembangunan SPAM IKK Tarutung dan SPAM Huntap Dolok Nauli.
Baca Juga: Kasus Penganiayaan di Matiti II Humbahas, Lima Tersangka Ditahan
Sementara di Tapanuli Selatan, pembangunan SPAM dilakukan di IKK Batangtoru, Huntap Desa Napa dan Huntap Desa Hapesong, Kecamatan Batangtoru.
Untuk Kabupaten Langkat, penyediaan air bersih dilakukan melalui pembangunan sumur bor dan jaringan perpipaan di Desa Pulau Banyak, Pekubuan, Cempa dan Muka Paya.
Penyediaan air bersih di RSUD Tanjung Pura masih berlangsung. Sementara pemasangan sarana air bersih di Puskesmas Pantai Cermin telah selesai.
Sanitasi dan Persampahan Berjalan
Pemulihan sektor sanitasi dan persampahan juga dilanjutkan setelah tahap penanganan darurat selesai.
Baca Juga: Pemkab dan Kodim Gelar Gebyar Tapanuli Utara: Voli hingga Tarik Tambang
Hingga minggu ke-36 atau periode 15–21 September 2026, progres fisik keseluruhan sektor sanitasi dan persampahan mencapai 29,86 persen.
Di Tapanuli Tengah, pekerjaan mencakup pengadaan bak arm roll untuk lokasi hunian sementara dan hunian tetap.
Kota Sibolga mendapatkan pembangunan tempat pemrosesan akhir (TPA), pengadaan bak arm roll di Huntap Aek Parombunan serta optimalisasi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).
Di Tapanuli Utara, pekerjaan meliputi pengadaan bak arm roll. Sementara Tapanuli Selatan melakukan optimalisasi TPA Sipirok dan pengadaan bak arm roll untuk mendukung pelayanan persampahan.
Baca Juga: 24 Rumah Dihantam Puting Beliung, Kerugian Capai Rp72 Juta
Kementerian PU menyebut rehabilitasi dan rekonstruksi tersebut menerapkan prinsip Build Back Better dengan mempertimbangkan risiko bencana, standar teknis, kualitas layanan serta kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang. (net)
Editor : Editor Satu