Tekankan Pendidikan Dimulai Sejak Dini
SIMALUNGUN, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Bunda PAUD menggelar Lomba Bunda PAUD Kecamatan dan Nagori/Kelurahan 2026.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi Program Wajib Belajar 13 Tahun dengan kebijakan satu tahun pendidikan anak usia dini (PAUD) sebelum masuk sekolah dasar.
Kegiatan berlangsung di Auditorium T Johan Garingging, Pamatang Raya, Senin (28/9), dan dibuka Bunda PAUD Kabupaten Simalungun sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Darmawati Anton Achmad Saragih.
Baca Juga: Leo/Daniel Rebut Emas Asian Games 2026, Jadi Start Menuju Olimpiade 2028
Darmawati mengatakan pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk kemampuan dasar anak, mulai dari kemampuan berpikir, berkomunikasi, bersosialisasi hingga karakter.
“Pada masa inilah berbagai kemampuan dasar anak mulai dibentuk, kemampuan berpikir, berkomunikasi, bersosialisasi, hingga pembentukan karakter,” ujarnya.
Menurut Darmawati, program Wajib Belajar 13 Tahun dengan satu tahun PAUD pra-sekolah bertujuan membangun pemahaman bahwa pendidikan anak tidak baru dimulai ketika mereka masuk sekolah dasar.
Satu tahun PAUD pra-sekolah, kata dia, menjadi tahap penting untuk mempersiapkan anak memasuki pendidikan dasar secara lebih matang.
Baca Juga: Argentina Mulai Era Baru Tanpa Messi, Scaloni Siapkan Formula
Karena itu, Darmawati meminta lomba tersebut tidak berhenti pada perebutan juara. Karya yang dihasilkan peserta harus menjadi sarana edukasi yang dapat menjangkau orang tua dan masyarakat.
“Melalui video yang kreatif, menarik, sederhana, dan mudah dipahami, kita sampaikan pesan positif kepada orang tua, keluarga, dan masyarakat luas,” katanya.
Empat Kategori Perlombaan
Ketua Panitia Yulince Mixnon Andreas Simamora mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini sekaligus mendorong pelaksanaan Wajib Belajar 13 Tahun.
Baca Juga: Yamal Bongkar Rahasia Gol ke Gawang Livakovic: Sudah Hafal Kelemahan
Lomba diikuti Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Simalungun, perwakilan Bunda PAUD Nagori/Kelurahan, Pokja PAUD Kecamatan, guru PAUD serta sejumlah undangan terkait.
Ada empat kategori yang diperlombakan, yakni pembuatan video sosialisasi oleh Bunda PAUD Kecamatan, pembuatan video sosialisasi oleh Bunda PAUD Nagori/Kelurahan, penyampaian program kerja Pokja PAUD Kecamatan Tahun 2026–2027, serta praktik pembelajaran PAUD menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE).
Darmawati mengajak seluruh Bunda PAUD memperkuat komitmen agar tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan, kehilangan kesempatan mendapatkan pendidikan sejak usia dini, maupun orang tua yang tidak memahami pentingnya PAUD bagi masa depan anak.
Baca Juga: Agnez Mo Merasa Terhormat Nyanyikan Indonesia Pusaka di FIFA ASEAN Cup 2026
“Investasi terbaik bagi masa depan Kabupaten Simalungun adalah investasi pada anak-anak kita,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi melahirkan gerakan yang nyata dan berkelanjutan dalam memperkuat pendidikan anak usia dini di Simalungun.
“Semoga yang kita lakukan menjadi langkah nyata mewujudkan generasi Simalungun yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan. Mari bergerak bersama, mulai dari usia dini, demi masa depan anak-anak dan Kabupaten Simalungun,” pungkasnya. (esa)
Editor : Editor Satu