Jembatan Rambing Putus Diterjang Banjir, Akses Warga Bonalumban Lumpuh

Editor Satu • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 14:25 WIB
Tim kepolisian membantu warga terdampak banjir di wilayah Tukka dan Pandan, Tapanuli Tengah, Sabtu (26/9/2026) malam.
Tim kepolisian membantu warga terdampak banjir di wilayah Tukka dan Pandan, Tapanuli Tengah, Sabtu (26/9/2026) malam.

TAPTENG, METRODAILY — Jembatan Rambing yang menghubungkan Lingkungan I dan III Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), putus diterjang banjir, Sabtu (26/9/2026). Putusnya jembatan membuat konektivitas warga di dua lingkungan tersebut terputus total.

Kapolres Tapteng AKBP Muhammad Alan Haikel mengatakan banjir dipicu hujan berintensitas tinggi sejak sore hingga malam hari. Hujan deras membuat aliran sungai meluap dan menerjang sejumlah wilayah.

“Peristiwa banjir mengakibatkan Jembatan Rambing di Bona Lumban Lingkungan III terputus total. Putusnya akses ini melumpuhkan konektivitas warga yang menghubungkan Lingkungan I dan Lingkungan III Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Tapteng,” ujar Alan dalam keterangan tertulis, Sabtu malam.

Baca Juga: Hujan Deras Picu Banjir Bandang di Samosir, Dua WNA Dievakuasi

Dampak terparah terjadi di Kelurahan Bonalumban. Luapan Sungai Bonalumban akibat tanggul jebol menggenangi permukiman warga di Lingkungan I, II, III dan IV. Ketinggian air mencapai 30 hingga 50 sentimeter.

Banjir dan kenaikan debit sungai juga terjadi di sejumlah titik wilayah hukum Polsek Pandan.

Di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, banjir menggenangi Lingkungan I dan II dengan ketinggian air sekitar 10 hingga 30 sentimeter.

Sementara itu, debit Sungai Sibuluan yang melintasi Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, juga meningkat. Aliran sungai tersebut kemudian menyebabkan genangan di Lingkungan II dan III Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, dengan ketinggian air 5 hingga 10 sentimeter.

Baca Juga: Hujan Deras Guyur Sibolga, Wali Kota Cek Lokasi Rawan Banjir

Polres Tapteng berkoordinasi dengan pihak kecamatan, BPBD Pemkab Tapteng serta Pos Basarnas Sibolga-Tapteng untuk menangani dampak banjir.

Personel siaga bencana juga disiagakan di Polres Tapteng untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera mencari lokasi yang aman untuk mengungsi sementara apabila curah hujan kembali meningkat,” kata Alan.

Hingga Sabtu malam, hujan dilaporkan telah reda dan luapan air mulai surut. Warga yang sebelumnya terdampak mulai kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa material dan genangan.

Baca Juga: Modal Usaha Rp5 Juta Mengalir ke 10 UMK di Sibolga, Ini Penerimanya

Alan memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara akses jalan utama yang sempat tergenang telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan. (net)

Editor : Editor Satu
jembatan putus