Kebakaran Hebat di Kantin Padangsidimpuan, 10 Rumah Hangus dan 1 Orang Meninggal

Edi Saragih • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 16:10 WIB
Kebakaran di Kelurahan Kantin, Padangsidimpuan, 1 orang meninggal dunia.
Kebakaran di Kelurahan Kantin, Padangsidimpuan, 1 orang meninggal dunia.

SIDIMPUAN, METRODAILY- Sebanyak 10 rumah semi permanen hangus terbakar dilalap si jago merah di Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, pada Jumat (25/9/2026) pukul 03.00 WIB

Selain 10 rumah semi permanen yang ludes terbakar, dalam peristiwa kebakaran tersebut juga ditemukan seorang warga bernama Rahmad, yang berusia 28 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat kebakaran.

Baca Juga: Wali Kota Sidimpuan Siapkan Program Pelatihan Wasit Tenis Meja

Selain menimbulkan korban jiwa dan kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, peristiwa tersebut juga memunculkan sorotan warga terhadap kondisi armada pemadam kebakaran (Damkar) Kota Padangsidimpuan.

Salah seorang warga, Budi Ardiansyah Lubis, mengaku kecewa terhadap kondisi sejumlah armada Damkar yang dikerahkan ke lokasi.

Menurutnya, beberapa kendaraan pemadam disebut mengalami kendala teknis saat proses penanganan berlangsung. Ia menyebut ada armada yang tidak dapat dihidupkan, sementara kendaraan lainnya diduga mengalami kebocoran pada bagian tangki air.

“Air yang dibawa mobil pemadam banyak yang tumpah di perjalanan karena tangki banyak bocor. Akibatnya, ketika sampai di lokasi, air yang tersedia sudah tinggal sedikit,” sebut Budi.

Baca Juga: Geger! Pria Ditemukan Tergantung di Belakang Rumah Kontrakan di Sidimpuan

Ia juga menyoroti kedatangan armada tambahan yang menurutnya tiba ketika kondisi api mulai dapat dikendalikan.

Kekecewaan warga bahkan sempat memanas di lokasi. Sejumlah warga dilaporkan meluapkan emosi ke mobil Damkar. Warga juga disebut sempat memukul bagian pintu tangki salah satu armada sebagai bentuk kekecewaan terhadap proses pemadaman.

Sekretaris Damkar Kota Padangsidimpuan, Ismail Siregar, yang turun langsung ke lokasi, mengatakan pihaknya telah berupaya maksimal menangani kebakaran dengan armada yang tersedia.

“Kami sudah berupaya sebaik mungkin, tapi inilah mobil pemadam yang ada kondisinya pada saat ini,”sebut Ismail.

Baca Juga: Calon Manajer KMP, Putri asal Sidimpuan Meninggal Dunia saat Latsarmil

Pernyataan tersebut menjadi perhatian warga yang berharap Pemerintah Kota Padangsidimpuan melakukan evaluasi terhadap kesiapan armada pemadam kebakaran.

Budi Ardiansyah Lubis meminta Pemko Padangsidimpuan segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi seluruh armada Damkar, termasuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap kendaraan maupun tangki air yang mengalami kerusakan.

“Kami memohon kepada Pemerintah Kota Padangsidimpuan agar memberikan perhatian dan segera memperbaiki mobil pemadam. Jangan sampai kejadian seperti ini kembali terjadi ketika ada kebakaran di daerah lain,” tegasnya

Masyarakat berharap evaluasi dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya terhadap kesiapan personel, tetapi juga kelayakan armada, kondisi tangki, ketersediaan air, serta sistem respons ketika terjadi kebakaran.

Baca Juga: DPRD Samosir Minta Penertiban Pedagang Menara Pandang Tele Ditunda

Sebab, kendala teknis maupun keterlambatan dalam penanganan kebakaran berpotensi memperbesar dampak terhadap keselamatan warga dan bangunan di sekitar lokasi.

Sementara itu, penyebab kebakaran, jumlah pasti bangunan yang terdampak, serta kerugian material masih menunggu pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Pihak berwenang masih melakukan pendataan dan pemeriksaan untuk memastikan penyebab serta jumlah bangunan yang terdampak.(Rif)

Editor : Edi Saragih
kebakaran sidimpuan