UPTD Puskesmas Kampung Pajak Tabur Pembasmi Jentik di Desa Meranti Omas

Edi Saragih • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 17:55 WIB
Petugas UPTD Puskesmas Kampung Pajak menaburkan obat pembasmi jentik pada parit atau selokan.
Petugas UPTD Puskesmas Kampung Pajak menaburkan obat pembasmi jentik pada parit atau selokan.

LABURA,METRODAILY –Pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) terus dilakukan UPTD Puskesmas Kampung Pajak. Salah satunya melalui kegiatan pemberantasan jentik nyamuk dengan menaburkan obat pembasmi jentik pada parit atau selokan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, Senin (21/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Meranti Omas, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Petugas kesehatan melakukan pemantauan terhadap sejumlah lokasi yang dinilai berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan jentik nyamuk, khususnya pada saluran air dan lingkungan permukiman warga.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menaburkan obat pembasmi jentik pada genangan atau saluran air yang memungkinkan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, yang dikenal sebagai salah satu vektor penyebab penyakit DBD.

Baca Juga: Puskesmas Kampung Pajak Labura  Pelayanan Kesehatan di Persulukan

Kepala UPTD Puskesmas Kampung Pajak, Andriyani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan DBD melalui pemberantasan sarang dan jentik nyamuk di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, pemberantasan jentik tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat. Lingkungan yang bersih dan bebas dari genangan air menjadi salah satu langkah penting dalam memutus siklus perkembangbiakan nyamuk.

Andriyani juga mengimbau masyarakat agar secara rutin memperhatikan kondisi lingkungan sekitar rumah, terutama tempat-tempat yang dapat menampung air. Warga diharapkan segera membersihkan atau menguras wadah yang berpotensi menjadi tempat bertelurnya nyamuk.

Baca Juga: Hadiri Pelepasan Siswa SD dan SMP IT AL Mubarok, Kades Kampung Pajak Sampaikan Motivasi

Selain pemberian obat pembasmi jentik pada lokasi tertentu, upaya pencegahan juga perlu dilakukan melalui gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat genangan air.

Petugas Puskesmas Kampung Pajak juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga dalam melakukan pencegahan DBD secara mandiri dan berkelanjutan.

Dengan adanya kegiatan pemberantasan jentik di Desa Meranti Omas, diharapkan potensi berkembangnya nyamuk penyebab DBD dapat ditekan. Puskesmas mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya melindungi keluarga dari ancaman penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk.

Baca Juga: Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan, SDN 112321 Kampung Pajak Labura Gelar Halalbihalal

Upaya pencegahan tersebut diharapkan tidak hanya dilakukan ketika ditemukan kasus DBD, tetapi menjadi kebiasaan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kolaborasi antara petugas kesehatan, pemerintah desa dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat serta menekan risiko penyebaran DBD di wilayah Kecamatan Kualuh Selatan.(gus)

 

 

Editor : Edi Saragih
PUSKESMAS KAMPUNG PAJAK