Hijaukan Pebukitan, Keluarga Besar Abednego Tanam 250 Pohon Cemara di Sibolga

Editor Satu • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 12:00 WIB
Edy Irawan mewakili keluarga besar Abednego bersama Kepling III Pancuran Gerobak Yusran Siregar, tokoh masyarakat Sukarta dan warga menanam pohon cemara di Sibolga, Rabu (16/9/2026).
Edy Irawan mewakili keluarga besar Abednego bersama Kepling III Pancuran Gerobak Yusran Siregar, tokoh masyarakat Sukarta dan warga menanam pohon cemara di Sibolga, Rabu (16/9/2026).

SIBOLGA, METRODAILY – Kawasan perbukitan Kelurahan Pancuran Gerobak, Kota Sibolga, kembali dihijaukan. Keluarga besar Abednego menanam 250 batang pohon cemara di kawasan tersebut, Rabu (16/9/2026).

Penanaman dilakukan sebagai upaya memperkuat resapan air sekaligus mengurangi risiko banjir dan longsor. Lokasi penghijauan itu sebelumnya pernah dilanda longsor yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Edy Irawan yang mewakili keluarga besar Abednego mengatakan penanaman pohon tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap program penghijauan Pemerintah Kota Sibolga.

Baca Juga: Dera Siagian Hilang Setahun dari Medsos Gara-gara Pecah Pembuluh Darah

“Selain itu, memperkuat resapan air dengan menanam pohon merupakan salah satu langkah krusial untuk mencegah bencana banjir, longsor sekaligus mengatasi kekeringan,” ujar Edy.

Menurut pria yang akrab disapa Bun Hok itu, keberadaan pepohonan membantu menyerap air hujan sehingga limpasan permukaan yang dapat memicu banjir dan erosi bisa ditekan. Vegetasi juga berperan menjaga cadangan air tanah saat musim kemarau.

Sebanyak 250 bibit cemara yang ditanam didatangkan dari Medan. Seluruh biaya dan inisiatif penanaman berasal dari keluarga besar Abednego.

Baca Juga: Barcelona Bantai Racing Santander 7-2, Raphinha Hat-trick

“250 bibit pohon cemara itu didatangkan dari Medan dan seluruhnya atas biaya dan inisiatif dari pihak keluarga besar Abednego,” kata Edy.

Tokoh masyarakat setempat, Sukarta, mengapresiasi penghijauan tersebut. Menurut dia, penanaman pohon di kawasan perbukitan Pancuran Gerobak memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam membantu memperkuat kondisi tanah.

“Apalagi di lokasi ini pernah terjadi longsor yang mengakibatkan dua korban jiwa. Sehingga kami berharap dan mengimbau kepada masyarakat, jangan ada lagi penebangan dan pembakaran pepohonan di lahan itu,” ujarnya.

Baca Juga: Bapas Baru Akan Dibentuk di Siantar, Pemko Siap Beri Dukungan

Kepala Lingkungan III Kelurahan Pancuran Gerobak, Yusran Siregar, juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Abednego yang ikut mendukung program penghijauan kembali di wilayah tersebut.

“Mewakili warga, kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Bapak Abednego yang telah mendukung program Pemerintah Kota Sibolga terkait penghijauan kembali,” katanya.

Yusran mengajak warga ikut menjaga dan mengawasi pohon yang telah ditanam. Ia berharap penghijauan tidak berhenti pada penanaman, tetapi terus dilakukan secara berkelanjutan untuk mengurangi risiko longsor.

Baca Juga: Cewek Siantar Disekap dan Dipukuli Mantan Pacar di Perumahan

“Saya mengimbau warga Lingkungan III Pancuran Gerobak agar jangan melakukan penebangan dan pembakaran pepohonan,” tandasnya. (rb)

Editor : Editor Satu
Keluarga besar abednego pohon cemara tanam pohon