SIANTAR, METRODAILY — Kota Pematangsiantar menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) XV UNIO Indonesia.
Forum para imam diosesan tersebut dihadiri 12 uskup dari berbagai wilayah Indonesia dan mengangkat tema tentang spiritualitas Kristiani di era digital.
Munas XV UNIO Indonesia resmi dibuka di Catholic Center - Pusat Pembinaan Umat Keuskupan Agung Medan (CC-PPU KAM), Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Senin (14/9) malam.
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menyebut kepercayaan menjadi tuan rumah Munas XV merupakan kehormatan bagi pemerintah dan masyarakat Kota Pematangsiantar.
Baca Juga: Maulid Nabi di Tapian Dolok, Warga Diserbu Layanan Gratis Pemkab Simalungun
"Atas nama Pemerintah Kota Pematangsiantar, sekaligus atas nama masyarakat, mengucapkan selamat datang dan selamat bermusyawarah kepada seluruh peserta Munas XV UNIO Indonesia," kata Wesly.
Ia berharap forum tersebut memperkuat peran dan kontribusi UNIO Indonesia, baik dalam kehidupan gereja maupun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Menurut Wesly, nilai persaudaraan, kepedulian, pelayanan, serta toleransi menjadi penting bagi Indonesia, khususnya Pematangsiantar yang sejak lama dikenal sebagai kota dengan keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat.
Baca Juga: Carlos Espi Selamatkan Real Madrid dari Hasil Imbang, Elche Ditekuk 3-2
"Bagi kami, keberagaman bukanlah sesuatu yang harus dipertentangkan, melainkan kekuatan yang harus kita rawat bersama. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Pematangsiantar sangat mengapresiasi setiap kegiatan keagamaan dan organisasi yang turut membangun semangat kerukunan, serta memperkuat kehidupan sosial kemasyarakatan," ujarnya.
Wesly juga mengajak seluruh peserta Munas memanfaatkan keberadaan mereka di Pematangsiantar untuk berinteraksi dengan masyarakat dan menikmati suasana kota.
"Mari jadikan momentum ini sebagai kesempatan untuk memperkuat kebersamaan, mempererat tali persaudaraan, dan menghadirkan semakin banyak karya pelayanan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa," katanya.
Baca Juga: Arsenal Hajar Ipswich 4-2, Max Dowman Cetak Brace
Wesly kemudian membuka Munas XV UNIO Indonesia secara resmi.
Diapresiasi karena Toleransi
Ketua UNIO Indonesia Rm Florens Maxi Unbria mengatakan Munas XV mengusung tema "Imam Diosesan Rasul Spiritualitas Kristiani di Era Digital" .
Menurut Florens, tema tersebut relevan dengan ajakan para uskup se-Asia pada Juli lalu.
Ia juga mengapresiasi kehidupan toleransi di Kota Pematangsiantar yang disebutnya terawat dengan baik. Florens merujuk pada penilaian Setara Institute yang menempatkan Pematangsiantar di peringkat keempat secara nasional.
"Sehingga toleransi di Kota Pematangsiantar semakin bersinar dan berdampak untuk Indonesia. Proficiat kepada Bapak Wali Kota dan masyarakat Kota Pematangsiantar," katanya.
Baca Juga: Al Nassr Dibantai 0-4, Ronaldo Emosi hingga Banting Lawan
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Daud Simanjuntak menilai Wali Kota Wesly Silalahi memberikan perhatian terhadap umat dan gereja Katolik di kota tersebut.
Ia mencontohkan fasilitasi Perayaan Natal Umat Katolik se-Kota Pematangsiantar dan perayaan Paskah. Perayaan Natal Umat Katolik juga dijadwalkan kembali digelar pada 28 Desember mendatang.
"Seiring doa, kiranya Tuhan Allah Tritunggal Maha Kudus memberikan kesehatan yang prima dan kebijaksanaan dalam memimpin Kota Pematangsiantar. Kiranya acara ini berjalan lancar dan sukses," ujar Daud.
Pembukaan Munas dimeriahkan penampilan tari 10 etnik Sumut dari RS Harapan serta sejumlah hiburan lainnya.
Baca Juga: Barcelona di Ambang Rekor, Hansi Flick Pilih Fokus Ini
Turut hadir Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Antonius Subianto Bunjamin, para uskup se-Indonesia yang diwakili 12 uskup, khususnya para uskup pembina UNIO Mgr Siprianus Hormat, Uskup Agung Medan yang diwakili Vikjen KAM P Mikael Manurung OFMCap, Ketua DPRD Kabupaten Malaka Provinsi Nusa Tenggara Timur Adrianus Bria Seran, serta para Romo utusan UNIO KWI Timor Leste.
Wesly turut didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Fidelis Edy Suranta Sembiring. (esa)
Editor : Editor Satu