Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Janji Gelontorkan Modal Usaha

Editor Satu • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 20:30 WIB
Bobby Nasution meresmikan Jembatan Bailey di Desa Parjalihotan, Tapteng. Jembatan ini menghubungkan dua dusun dan mendukung akses warga.
Bobby Nasution meresmikan Jembatan Bailey di Desa Parjalihotan, Tapteng. Jembatan ini menghubungkan dua dusun dan mendukung akses warga.

TAPTENG, METRODAILY — Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution tak hanya meresmikan Jembatan Armco Kombinasi Bailey di Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Di hadapan warga, Bobby juga menjanjikan bantuan modal usaha bagi masyarakat yang ingin mengembangkan perekonomian keluarga.

Janji itu disampaikan Bobby saat berdialog dengan warga usai meresmikan jembatan yang menghubungkan Dusun 6 dan Dusun 7 Desa Parjalihotan, Kamis (3/9/2026).

Bobby mengatakan Pemprov Sumut akan berkolaborasi dengan Bank Sumut untuk menyalurkan modal usaha. Pada tahap awal, bantuan tersebut akan diberikan kepada 50 warga.

“Minggu depan, Pemprov Sumut dan Bank Sumut bisa memberikan modal usaha untuk ibu-ibu. Nanti kita kasih modalnya untuk 50 orang pertama. Selanjutnya, kalau usahanya bagus, kita kasih lagi tambahan modalnya,” kata Bobby.

Skema tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan awal. Warga yang mampu mengembangkan usahanya berpeluang memperoleh tambahan modal untuk memperbesar kegiatan ekonominya.

Rencana itu mendapat sambutan positif dari masyarakat. Idasari, salah seorang warga Parjalihotan, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kondisi warga di desanya.

“Terima kasih, Pak Gubernur, atas perhatiannya. Semoga kami terus diberi perhatian seperti ini,” ujar Ida.

Jembatan untuk Akses Warga

Jembatan Bailey Parjalihotan dibangun personel TNI bersama masyarakat. Infrastruktur tersebut merupakan bagian dari 13 jembatan yang dibangun melalui kolaborasi TNI dan masyarakat sebagai bagian dari penanganan dampak bencana di sejumlah wilayah Sumut.

Jembatan ini menjadi penghubung penting bagi warga Dusun 6 dan Dusun 7. Selain memperlancar mobilitas masyarakat, keberadaannya juga memudahkan akses anak-anak menuju sekolah.

Bobby meminta masyarakat ikut menjaga kondisi jembatan agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Pemerintah daerah juga diminta melakukan pemeriksaan secara berkala dan segera melakukan penguatan jika ditemukan bagian yang membutuhkan perbaikan.

“Saya minta setiap dua bulan atau tiga bulan kita cek jembatannya. Kalau masih ada kekurangan, boleh kita bantu penguatannya,” kata Bobby.

Bobby mengapresiasi keterlibatan TNI dan masyarakat dalam pembangunan jembatan tersebut. Menurut dia, kolaborasi semacam ini penting dalam mempercepat pemulihan akses masyarakat yang terdampak bencana.

“Mudah-mudahan dapat membantu akses bapak ibu semua, untuk anak-anak sekolah,” ujarnya.

Penanganan Bencana Berlanjut hingga 2028

Bobby mengatakan pembangunan Jembatan Bailey Parjalihotan merupakan bagian dari penanganan dampak bencana di Tapteng dan sejumlah daerah lain di Sumut.

Menurut dia, proses pemulihan infrastruktur akibat bencana tidak berhenti setelah pembangunan sejumlah fasilitas darurat. Pemerintah akan melanjutkan penanganan hingga 2028, termasuk membangun kembali jalan yang mengalami kerusakan.

“Penanganan bencana akan dilakukan sampai dengan 2028. Misalnya ada jalan yang rusak, nanti kita bangun,” kata Bobby.

Turut mendampingi Gubernur Sumut dalam peresmian tersebut Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, Kepala Dinas PUPR Sumut Chandra Dalimunthe, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga, serta Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air Sumut Gibson Panjaitan. (H17/DIS)

Editor : Editor Satu
tapteng Gubernur Bobby Nasution jembatan bailey