Sinabung Erupsi Lagi, Kolom Abu Membubung 3,5 Kilometer

Editor Satu • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 14:50 WIB
Gunung Sinabung kembali erupsi dengan kolom abu vulkanik membubung sekitar 3,5 kilometer di atas puncak.
Gunung Sinabung kembali erupsi dengan kolom abu vulkanik membubung sekitar 3,5 kilometer di atas puncak.

KARO, METRODAILY — Gunung Sinabung kembali erupsi. Senin (31/8) sekitar pukul 10.17 WIB, gunung api di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 3,5 kilometer di atas puncak.

Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal. Material vulkanik kemudian bergerak ke arah timur hingga tenggara mengikuti arah angin. Aktivitas keluarnya abu dari sekitar puncak masih terpantau hingga pukul 11.14 WIB. 

Kepala Pos Pengamatan Gunungapi (PPGA) Sinabung Armen Putra mengatakan erupsi terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 120 milimeter. Durasi erupsi tercatat sekitar 991 detik atau lebih dari 16 menit pada rekaman awal.

Baca Juga: Reses di Pulo Bayu, Wakil Ketua DPRD Simalungun Bonauli Rajagukguk Tampung Aspirasi Warga

Arah pergerakan abu menjadi perhatian karena wilayah di sektor timur hingga tenggara berpotensi terdampak hujan abu vulkanik.

Masyarakat diminta tidak panik, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Sinabung melalui informasi resmi petugas.

Warga maupun wisatawan juga diminta tidak memasuki kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya. Aktivitas di kawasan rawan bencana dapat meningkatkan risiko jika terjadi perubahan aktivitas vulkanik secara tiba-tiba.

Waspadai Hujan Abu

Masyarakat yang berada di jalur sebaran abu diminta menggunakan masker atau alat pelindung diri, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga: Taman Hewan Siantar Dikelola hingga 2056, Pemko Tetap Dapat Bagi Hasil

Abu vulkanik juga perlu diantisipasi agar tidak mencemari sumber air dan bahan makanan. Warga dapat menutup tempat penampungan air serta melindungi makanan dari paparan abu.

Di tengah meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung, masyarakat juga diingatkan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Informasi mengenai perkembangan erupsi sebaiknya merujuk pada PPGA Sinabung, Badan Geologi, pemerintah daerah, maupun instansi resmi lainnya.

Pemerintah Kabupaten Karo bersama unsur terkait terus memantau perkembangan aktivitas gunung api tersebut dan melakukan koordinasi untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi di lapangan.

Baca Juga: Ribuan Peserta Ramaikan Siantar QRIS Run, Transaksi Digital Tembus 1.865 Kali

Erupsi kali ini kembali menunjukkan bahwa aktivitas Gunung Sinabung masih harus diwaspadai. Masyarakat diminta tetap tenang, namun tidak mengabaikan rekomendasi petugas. (net)

Editor : Editor Satu
erupsi sinabung