Penduduk Konghucu di Toba Samosir Tinggal 1 Orang, Proporsinya 0,00054 Persen

Editor Satu • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:10 WIB
Ilustrasi keberagaman agama dan kepercayaan masyarakat di Kabupaten Toba Samosir. Data Ditjen Dukcapil mencatat hanya satu penduduk beragama Konghucu di daerah tersebut hingga 31 Desember 2024.
Ilustrasi keberagaman agama dan kepercayaan masyarakat di Kabupaten Toba Samosir. Data Ditjen Dukcapil mencatat hanya satu penduduk beragama Konghucu di daerah tersebut hingga 31 Desember 2024.

TOBA, METRODAILY — Penduduk beragama Konghucu di Kabupaten Toba Samosir tercatat hanya satu jiwa hingga 31 Desember 2024. Angka tersebut turun satu orang dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai dua jiwa.

Data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri menunjukkan, jumlah tersebut hanya sekitar 0,00054 persen dari total penduduk Toba Samosir yang tercatat sekitar 186,73 ribu jiwa.

Dengan jumlah tersebut, Toba Samosir berada di urutan ke-14 dari kabupaten/kota di Sumatera Utara berdasarkan proporsi penduduk beragama Konghucu.

Baca Juga: 14.683 Tanah Wakaf di Sumut, Baru 6.030 Bersertifikat: Bobby Jadi Orang Tua Asuh Nazir

Sebaran pemeluk Konghucu di Sumatera Utara jauh lebih terkonsentrasi di sejumlah daerah perkotaan dan kabupaten dengan jumlah penduduk lebih besar.

Kota Medan tercatat memiliki jumlah penduduk beragama Konghucu terbanyak, yakni 383 jiwa. Berikutnya Kabupaten Deli Serdang 129 jiwa, Kota Binjai 121 jiwa, dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan 94 jiwa.

Selanjutnya, Kabupaten Simalungun tercatat 55 jiwa, Kota Tebingtinggi 52 jiwa, Kota Tanjungbalai 37 jiwa, Kabupaten Asahan 22 jiwa, Kabupaten Langkat 8 jiwa, serta Kabupaten Serdang Bedagai 8 jiwa.

Baca Juga: 469 Tewas di Nepal, Banjir Susulan Mengintai: Danau Raksasa Berisiko Jebol

Sementara itu, jumlah pemeluk Konghucu di sejumlah daerah lainnya tercatat sangat kecil.

Data Agama di Toba Samosir

Catatan kependudukan berdasarkan agama tidak hanya menunjukkan jumlah pemeluk Konghucu. Data tersebut juga memuat komposisi penduduk berdasarkan agama dan kepercayaan yang dianut.

Namun, terdapat ketidaksesuaian dalam data yang beredar mengenai rincian jumlah dan persentase agama di Sumatera Utara. Angka seperti Protestan 186.852 jiwa disebut mencapai 100,07 persen, sehingga tidak dapat digunakan sebagai persentase penduduk Sumatera Utara secara keseluruhan.

Baca Juga: Jelang Muskab KORMI Labuhanbatu, 16 Inorga Diverifikasi Administrasinya

Karena itu, angka satu jiwa atau sekitar 0,00054 persen untuk penduduk Konghucu di Toba Samosir menjadi angka yang relevan jika dihitung terhadap total penduduk kabupaten tersebut.

Data kependudukan ini sekaligus memperlihatkan bahwa pemeluk Konghucu di Toba Samosir merupakan kelompok yang sangat kecil secara statistik dibandingkan jumlah keseluruhan penduduk daerah tersebut. (katadata)

Editor : Editor Satu
Konghucu di Toba Samosir