Nita Maulida Damanik Pimpin MTS Siantar, 150 Majelis Taklim Kantongi SKT

Editor Satu • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:15 WIB
Nita Maulida Damanik bersama jajaran pengurus Majelis Taklim Silaturahmi (MTS) Kota Pematangsiantar periode 2026-2031 usai pelantikan di Suzuya Merdeka Mall, Selasa (25/8). Sebanyak 150 majelis taklim juga menerima SKT.
Nita Maulida Damanik bersama jajaran pengurus Majelis Taklim Silaturahmi (MTS) Kota Pematangsiantar periode 2026-2031 usai pelantikan di Suzuya Merdeka Mall, Selasa (25/8). Sebanyak 150 majelis taklim juga menerima SKT.

SIANTAR, METRODAILY – Nita Maulida Damanik resmi memimpin Majelis Taklim Silaturahmi (MTS) Kota Pematangsiantar periode 2026-2031. Pelantikan pengurus MTS dirangkai dengan penyerahan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) kepada 150 majelis taklim serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Kegiatan digelar di Gedung Olahraga (GOR) Lantai 4 Suzuya Merdeka Mall, Jalan Merdeka, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur, Selasa (25/8).

Nita dilantik bersama jajaran pengurus MTS Kota Pematangsiantar. Penyerahan SKT kepada 150 majelis taklim menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk penguatan kelembagaan organisasi keagamaan di Kota Pematangsiantar.

Baca Juga:  Martinelli Siap Tinggalkan Arsenal, Al Hilal Sodorkan Tawaran hingga €65 Juta

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi yang diwakili Wakil Wali Kota Herlina mengucapkan selamat kepada pengurus MTS yang baru dilantik. Ia berharap MTS mampu menjaga kekompakan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Pematangsiantar mengucapkan selamat atas amanah yang diemban oleh Ibu Nita Maulida Damanik sebagai ketua. Semoga jajarannya kompak dan tetap berkolaborasi dengan Pemko,” ujar Herlina.

MTS Diminta Perkuat Pembinaan Generasi Muda

Herlina menilai majelis taklim memiliki peran strategis di tengah persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Menurut dia, lembaga keagamaan tidak hanya menjadi ruang meningkatkan pemahaman agama, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial.

Baca Juga: Liam Delap Segera Tinggalkan Chelsea, Nottingham Forest Tebus £50 Juta

Pemko Pematangsiantar, kata Herlina, siap mendukung kegiatan MTS yang berkaitan dengan pembinaan umat.

Ia juga menyinggung persoalan HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba yang disebutnya masih menjadi perhatian di Pematangsiantar.

“Kita harus bereskan generasi muda kita agar terhindar dari HIV/AIDS dan narkoba, dengan memperbanyak kajian-kajian di remaja masjid,” katanya.

Menurut Herlina, generasi muda perlu mendapatkan tuntunan dan ruang kegiatan positif agar dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Baca Juga: Man City Belum Menyerah Kejar Enzo Fernandez, Chelsea Pasang Harga £120 Juta

Nita: Jangan Hanya Besar di Jumlah

Nita Maulida Damanik dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus menjaga kekompakan. Ia menegaskan, besarnya jumlah anggota harus diikuti program kerja yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Marilah kita menjaga kekompakan, menjaga semangat yang ada di antara kita, sehingga kita tidak hanya dari segi jumlah, tapi mampu menghadirkan program-program kerja yang langsung menyentuh masyarakat,” ujar Nita.

Ia mengatakan MTS telah menjalankan sejumlah kegiatan sosial sebelum kepengurusan dilantik secara resmi, termasuk penggalangan donasi saat terjadi bencana alam.

Baca Juga:  Jumlah PNS Indonesia Turun 77 Ribu, Terendah dalam Satu Dekade

Nita berharap program tersebut dapat diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, khususnya organisasi Islam di Pematangsiantar.

“Kepada Pemko, mohon diajak kami untuk bekerja sama. Kami siap membantu semampu kami untuk Pemerintah Kota Pematangsiantar,” katanya.

DPR RI Dorong Gerakan Lawan Narkoba

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso mengapresiasi pelantikan tersebut. Ia melihat besarnya jumlah anggota majelis taklim sebagai kekuatan sosial yang dapat digerakkan untuk menghadapi persoalan umat.

Sugiat secara khusus menyoroti peredaran narkotika di Sumatera Utara, termasuk Pematangsiantar.

Baca Juga: Dasa Sinaga Pimpin PPTSB Wilayah Sumut II, Pengurus Cabang se-Simalungun Dilantik

“Betapa mengerikannya peredaran narkotika di Siantar. Saya pikir ini tidak bisa dibiarkan tanpa ada perlawanan,” ujarnya.

Ia mendorong kaum perempuan, khususnya kelompok majelis taklim, mengambil peran dalam gerakan pencegahan narkotika.

Menurut Sugiat, gerakan tersebut akan diperluas melalui deklarasi perang terhadap narkotika di Kota Pematangsiantar.

“Kalau habis generasi muda Islam, maka hancurlah peradaban,” katanya.

Baca Juga: Pengedar Simpan Sabu di Remote TV Kamar Hotel, Polisi Sita 1,93 Gram

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Pematangsiantar Tarmudzi menegaskan, pemberian SKT bukan sekadar urusan administratif. Legalitas tersebut dinilai menjadi fondasi bagi majelis taklim untuk menjalankan kegiatan secara lebih tertib, terarah, dan berkelanjutan.

Ia mengajak seluruh majelis taklim menjadikan legalitas sebagai pijakan untuk memperkuat pembinaan keagamaan sekaligus menjaga ukhuwah Islamiyah.

“Majelis taklim bukan hanya menambah ilmu agama, namun juga ruang menambah silaturahmi,” ujar Tarmudzi.

Acara turut diisi penyerahan tali asih, ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Trio Ustadz dari Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Pematangsiantar, Gema Wahyu Ilahi, serta penampilan nasyid dan hadroh.

Baca Juga: Bhabinkamtibmas Bah Sorma Juara MTQ, Dapat Penghargaan dari Camat

Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya anggota DPRD Sumut Fraksi Gerindra Gusmiyadi, anggota DPRD Sumut Hefriansyah, Kakanwil Kemenag Sumut Ahmad Qosbi, Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar Ahmadi Rahman, Kepala Cabang Bank Sumut Syariah Pematangsiantar Syufri Ananda Putra Lubis, serta sejumlah pimpinan organisasi Islam dan majelis taklim. (esa)

Editor : Editor Satu
MTS Pematangsiantar