ASAHAN, METRODAILY -Management PTPN 4 Kebun Air Batu diduga kuat tidak mendukung program ketahanan pangan tahap 2 yang diajukan oleh Kepala Desa Sidomulyo, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan.
"Pasalnya, pihak manajemen PTPN 4 Kebun Air Batu sampai saat ini sama sekali tidak menyetujui pemakaian lahan untuk program ketahanan pangan jilid 2 yang diajukan oleh Pemerintah Desa Sidomulyo," jelas Miswati selaku Kepala Desa Sidomulyo.
Namun, lanjut Miswati, dirinya merasa heran dengan adanya tanaman jagung di sebahagian kawasan HGU AFD 9 PTPN 4 Kebun Air Batu tersebut.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Asahan, Pengemudi CBR Tewas usai Tabrak Truk
"Jika Pemerintah Desa Sidomulyo tidak diizinkan untuk pemakaian lahan untuk program ketahanan pangan jilid 2, kenapa bisa orang lain dapat melakukan penanaman jagung di sebahagian lokasi HGU PTPN 4 Kebun Air Batu tersebut," katanya dengan nada heran.
Dirinya mengaku heran dengan sikap yang ditimbulkan pihak manajemen PTPN 4 Kebun Air karena diduga kuat tidak mengizinkan pemakaian lahan untuk program ketahanan pangan jilid 2.
"Padahal, program ketahanan pangan itu kan merupakan programnya Pemerintah, masa iya tuh, perusahaan PTPN 4 Kebun Air Batu yang diketahui berada dibawah naungan Pemerintah terkesan enggan untuk mendukung program ketahanan pangan jilid 2," tegasnya.
Baca Juga: Lakalantas Beruntun 3 Kendaraan di Jalinsum Asahan, 4 Penumpang Minibus Luka-luka
Miswati selaku Kepala Desa Sidomulyo berharap kepada Direksi PTPN 4 agar dapat memberikan izin pemakaian lahan untuk program ketahanan pangan jilid 2 tersebut.
"Hal tersebut bertujuan agar Pemerintah Desa Sidomulyo dapat mewujudkan dan mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan jilid 2," harapnya.
Sementara itu, pihak Management PTPN 4 Kebun Air Batu terkesan enggan untuk menjawab konfirmasi yang dilayangkan oleh wartawan media ini, baik melalui mendatangi kantor kebunnya secara langsung, melakukan konfirmasi via WhatsApp ke Asisten Kepala, maupun melalui konfirmasi secara tertulis kepada pihak manajemen. (ded)