Ketua Pokjaluh Labura Khutbah Jumat kepada Santri Ponpes Darul Ma’arif

Metro-Esa • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 16:55 WIB
Ketua Pokjaluh Kabupaten Labuhanbatu Utara, Mhd. Albahri.
Ketua Pokjaluh Kabupaten Labuhanbatu Utara, Mhd. Albahri.

LABURA, METRODAILY -Ketua Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh) Kabupaten Labuhanbatu Utara, Mhd. Albahri, memberikan edukasi dan bimbingan tentang pelaksanaan khutbah Jumat kepada para santri Pondok Pesantren Darul Ma’arif, Pulo Jantan Dalam, Kec. Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan keagamaan sekaligus program Pondok Pesantren Darul Ma’arif dalam membekali para santri dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan ketika mereka nantinya terjun ke tengah-tengah masyarakat.

Mhd. Albahri menekankan pentingnya para santri memahami rukun khutbah Jumat. Menurutnya, kemampuan menyampaikan khutbah tidak cukup hanya dengan menguasai materi atau kemampuan berbicara di depan jamaah, tetapi juga harus dibarengi dengan pemahaman terhadap ketentuan dan rukun khutbah.

Baca Juga: Ikuti Jambore Nasional XII 2026, MTsN 2 Labura Lepas Adelia Arjunda 

Ia mengingatkan para santri bahwa khutbah merupakan bagian penting dalam rangkaian pelaksanaan salat Jumat. Oleh karena itu, para santri harus memahami dan melaksanakan khutbah sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar pelaksanaan ibadah Jumat dapat berjalan dengan baik.

Mhd. Albahri juga berpesan agar para santri mempersiapkan diri sejak berada di lingkungan pondok pesantren. Menurutnya, para santri nantinya diharapkan mampu menjadi contoh dan memberikan kontribusi positif dalam kehidupan keagamaan masyarakat, termasuk ketika mendapatkan amanah untuk menjadi khatib.

Bimbingan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak Pondok Pesantren Darul Ma’arif. Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ma’arif, Ust. Zuhri Injana, M.Pd., menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ketua Pokjaluh Labuhanbatu Utara yang telah memberikan pembinaan secara langsung kepada para santri.

Baca Juga: Korban Penganiayaan di Pulau Rakyat Berharap Terima SP2HP dan STTPL

Ust. Zuhri Injana berharap kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi sekaligus menambah pemahaman para santri mengenai khutbah Jumat. Ia juga berharap para santri mampu memahami tata cara dan rukun khutbah dengan benar sehingga nantinya siap mengamalkan ilmu tersebut di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ust. Mhd. Zaki serta sejumlah guru pembina Pondok Pesantren Darul Ma’arif. Para guru turut mendampingi dan memberikan dukungan terhadap proses pembinaan yang diberikan kepada para santri sebagai bagian dari pendidikan keagamaan di lingkungan pesantren.

Bimbingan khutbah Jumat diikuti oleh para santri kelas X, XI dan XII. Para peserta berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Labuhanbatu Utara, bahkan terdapat santri yang berasal dari luar Labura dan wilayah Labuhanbatu Raya.

Baca Juga: Abdi Jaya Pohan Dilantik Jadi Pj Sekda Labuhanbatu

Hal ini menunjukkan keberadaan Pondok Pesantren Darul Ma’arif sebagai salah satu lembaga pendidikan keagamaan yang menjadi tempat belajar bagi santri dari berbagai daerah.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para santri tidak hanya memiliki pengetahuan agama secara teori, tetapi juga mampu mengamalkan dan menyampaikan ilmu yang diperoleh dengan baik.

Pembinaan khutbah Jumat ini menjadi salah satu bentuk persiapan agar para santri memiliki kemampuan, kepercayaan diri dan pemahaman agama yang memadai ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.(gus)

Editor : Metro-Esa
Pokjaluh labura