SIANTAR, METRODAILY — Api membakar dua rumah dan satu mobil di Jalan Sumber Jaya 1, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Sabtu (8/8) sekitar pukul 12.20 WIB.
Kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang menyambar Pertalite saat pemilik warung, Risma Verawati Aritonang (55), menuangkan bahan bakar minyak (BBM) tersebut ke dalam botol untuk dijual.
Kapolsek Siantar Martoba AKP Martua Manik mengatakan, saat menuangkan Pertalite, Risma melihat puntung rokok berada tidak jauh dari lokasi. Ia kemudian hendak mengambil puntung tersebut untuk membuangnya.
Baca Juga: Danau Toba Dikaji Jadi KEK, BI Ungkap Syarat agar Wisatawan Betah Lebih Lama
Namun, sebelum puntung rokok berhasil diambil, api tiba-tiba menyambar botol berisi Pertalite.
Api dengan cepat membesar. Risma berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Kobaran api kemudian merambat ke rumah di sebelahnya yang dihuni Tri Kase (49).
Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi. Enam unit mobil pemadam kebakaran Pemko Pematangsiantar bersama satu unit mobil pemadam kebakaran PT STTC tiba dan melakukan pemadaman.
Sekitar 15 menit setelah proses pemadaman dimulai, api berhasil dikendalikan.
Baca Juga: 38 Pramuka Siantar Bertolak ke Jamnas XII Cibubur, Bawa Nama Kota
Setelah situasi dinyatakan aman, personel Polsek Siantar Martoba bersama Tim Inafis Polres Pematangsiantar melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kebakaran.
"Berdasarkan pemeriksaan awal, sumber api dari puntung rokok yang menyambar minyak yang dituangkan korban Risma Verawati Aritonang. Korban jiwa nihil," ujar Martua.
Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, dua rumah dan satu unit Toyota Avanza milik Risma ikut terbakar.
Baca Juga: Raline Shah Pamer Sunset di Saint-Tropez, Tampil Kasual Pakai Blazer Navy dan Gaun Satin
Total kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp550 juta.
Martua mengingatkan masyarakat tidak meremehkan puntung rokok atau sumber api lainnya, terutama ketika berada di sekitar bahan mudah terbakar seperti BBM.
"Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak meremehkan puntung rokok maupun sumber api lainnya, terlebih ketika berada di sekitar bahan yang mudah terbakar. Kewaspadaan dan kehati-hatian menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi," katanya. (Rel)
Editor : Editor Satu