TAPSEL, METRODAILY – Kegigihan Fachry Irgina Ramadhan Parapat menjadi bukti bahwa kegagalan bukan akhir dari sebuah perjuangan.
Alumnus Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Tapanuli Selatan (Tapsel) itu akhirnya dinyatakan lolos sebagai Taruna Akademi Militer (Akmil) 2026, setelah sebelumnya empat kali gagal mengikuti seleksi sekolah kedinasan dan akademi militer.
Kabar kelulusan tersebut diumumkan MAN IC Tapsel melalui akun Instagram resminya, @manictapsel_, Selasa (4/8/2026).
"Tekad dan semangat Fachry Irgina Ramadhan Parapat untuk menjadi bagian dari Tentara Nasional Indonesia akhirnya membuahkan hasil," tulis pihak sekolah.
Baca Juga: Polres Siantar Limpahkan 4.800 Bungkus Rokok Ilegal ke Bea Cukai
Fachry dinyatakan lulus dalam Sidang Pantukhir Pusat Penerimaan Taruna Akademi TNI 2026 yang digelar di Gedung Lily Rochli, Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada 29 Juli 2026.
Sidang Pantukhir merupakan tahapan akhir yang menentukan kelulusan calon Taruna Akademi TNI dari seluruh Indonesia.
Bangkit Setelah Empat Kali Gagal
Keberhasilan Fachry diraih melalui perjalanan yang tidak mudah.
Baca Juga: Aktivitas Gunung Sinabung Meningkat, PVMBG Peringatkan Potensi Erupsi
Pemuda kelahiran 8 Oktober 2005 itu sebelumnya tercatat pernah gagal dalam berbagai seleksi, yakni:
- satu kali seleksi Akademi Militer (Akmil);
- dua kali seleksi Akademi Kepolisian (Akpol); dan
- satu kali seleksi Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip).
Empat kegagalan tersebut tidak membuatnya menyerah.
Pada kesempatan kedua mengikuti seleksi Akmil, Fachry akhirnya berhasil menembus persaingan dan dinyatakan lulus sebagai calon Taruna.
"Meski telah berulang kali gagal, Fachry yang dikenal memiliki semangat tinggi dan gigih dalam berjuang tidak mau putus asa. Pada pencalonannya di Akmil untuk yang kedua kalinya akhirnya membuahkan hasil," tulis MAN IC Tapsel.
Baca Juga: Kejari Simalungun Musnahkan Barang Bukti 106 Perkara, Didominasi Kasus Narkoba
Ayah Fachry, Iskandar Zulkarnaen Parapat, menilai keberhasilan putranya merupakan buah dari kerja keras, doa, serta ketekunan yang terus dijaga meski berulang kali mengalami kegagalan.
Menurutnya, Fachry dikenal sebagai pribadi yang disiplin, rajin belajar, berbakti kepada orang tua, serta menjaga ibadah.
Ia menyebut putranya rutin melaksanakan salat tahajud dan tidak pernah kehilangan semangat untuk memperbaiki diri setiap kali gagal.
"Berkali-kali gagal di Akpol, Akmil, dan Poltekip tidak membuatnya putus asa. Ia terus berusaha hingga akhirnya Allah SWT menakdirkannya lulus pada kesempatan kedua mengikuti seleksi Akmil," ujar Iskandar.
Baca Juga: Residivis Narkoba asal Aceh Dibekuk di Siantar, Polisi Buru Pemasok dari Medan
Keberhasilan Fachry kembali menambah daftar prestasi alumnus MAN IC Tapanuli Selatan yang berhasil menembus perguruan tinggi dan sekolah kedinasan bergengsi di Indonesia. (int)
Editor : Editor Satu