SIMALUNGUN, METRODAILY – Dua unit toko yang menjual perabot rumah tangga dan barang elektronik di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, ludes dilalap api, Selasa (4/8) dini hari.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.
Kebakaran diduga dipicu hubungan arus pendek (korsleting) listrik, meski penyebab pastinya masih dalam penyelidikan kepolisian.
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang melalui Kasi Humas AKP Verry Purba mengatakan, personel Polsek Bandar Huluan langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan kebakaran.
Baca Juga: Penduduk Indonesia Tembus 290,1 Juta Jiwa, Bonus Demografi Jadi Peluang
Petugas mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), berkoordinasi dengan pemadam kebakaran, serta membantu proses pemadaman bersama warga.
Kapolsek Bandar Huluan Iptu Patar Banjarnahor menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh Firdiana (58), istri pemilik toko Hendra Wijaya (60).
Saat terbangun, Firdiana mendapati kondisi lantai bawah toko gelap. Ketika membuka jendela dari lantai dua, ia mendengar suara percikan dari bagian bawah bangunan.
"Saksi kemudian membangunkan suaminya untuk memeriksa kondisi di lantai satu," ujar Patar.
Baca Juga: Sekda Siantar Puji Prestasi SMPN 12, Siswa Tampilkan Tarian dan Puisi
Saat keduanya turun, api disertai asap hitam pekat telah memenuhi bagian dalam toko.
Firdiana melarang suaminya mencoba memadamkan api dan mengajaknya segera menyelamatkan diri melalui pintu belakang.
Setelah berhasil keluar, Firdiana melompat ke bangunan sebelah untuk membangunkan tetangganya, Tanjong Erpin (39), agar segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Tak lama berselang, warga mulai berdatangan membantu, disusul personel BPBD Kabupaten Simalungun.
Baca Juga: Pengedar Sabu Sembunyi di Kamar Mandi, Polisi Sita Paket Narkoba
Tujuh Mobil Damkar Dikerahkan
Api mulai berkobar sekitar pukul 06.15 WIB dan baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.30 WIB, setelah lebih dari tiga jam proses pemadaman.
Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan, terdiri dari:
- 2 unit dari KEK Sei Mangkei;
- 2 unit dari BPBD Kabupaten Simalungun;
- 2 unit dari Kota Pematangsiantar; dan
- 1 unit dari Pemerintah Kabupaten Batu Bara.
Pemadaman juga melibatkan personel Polsek Bandar Huluan bersama masyarakat sekitar.
Akibat kebakaran tersebut, dua ruko permanen berukuran 10 x 25 meter beserta seluruh isinya hangus terbakar.
Baca Juga: AS Roma Pesta Gol, Newport County Dibungkam 4-1 pada Laga Pramusim
Barang yang musnah antara lain aneka perabot rumah tangga, barang elektronik, serta satu unit sepeda motor Yamaha Frego berwarna abu-abu.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa stabilizer listrik yang terbakar, pintu lemari yang hangus, dan dua batang besi jemuran.
AKP Verry Purba mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
"Kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar. Dugaan awal penyebab kebakaran adalah hubungan arus pendek listrik, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan," katanya.
Baca Juga: Piala Dunia Antarklub 2029 Terancam Batal? Tuan Rumah Belum Ada
Sebanyak 12 personel Polsek Bandar Huluan diterjunkan untuk mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan.
Polisi akan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Simalungun guna memastikan penyebab kebakaran, sekaligus memeriksa sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan serta Kelurahan Perdagangan I. (rel)
Editor : Editor Satu