TAPTENG, METRODAILY – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu kembali turun langsung ke Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, yang kembali diterjang banjir susulan, Senin (3/8/2026).
Kunjungan kedua dalam masa tanggap darurat itu dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat sekaligus menyiapkan langkah percepatan pemulihan bagi masyarakat terdampak.
Di tengah hujan yang masih mengguyur, Masinton bersama jajaran pemerintah daerah menemui warga untuk melihat langsung kondisi di lapangan serta memastikan kebutuhan mendesak masyarakat segera ditangani.
Baca Juga: Security PT Indorasaprima Diduga Gasak Uang Rp46 Juta, Kabur ke Riau
"Keamanan, kenyamanan, serta pemulihan ekonomi bagi warga akan menjadi prioritas utama pemerintah," kata Masinton saat berdialog dengan warga.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah akan mempercepat berbagai langkah strategis agar banjir tidak terus berulang dan masyarakat dapat segera kembali beraktivitas.
"Pemkab Tapteng akan terus berupaya memberikan langkah-langkah cepat demi keselamatan masyarakat," ujarnya.
Sebagai bagian dari strategi penanganan pascabencana, Masinton mengungkapkan pemerintah akan membentuk Gugus Tugas Sahata Saoloan yang melibatkan masyarakat melalui semangat gotong royong.
Baca Juga: Buron 7 Bulan, Pembobol Gudang Oli Rp29 Juta di Simalungun Dibekuk
Gugus tugas tersebut diharapkan menjadi motor percepatan penanganan sekaligus mendukung program pembangunan yang terintegrasi dengan kebijakan pemerintah pusat.
"Program pembangunan ini dirancang agar sejalan dan saling mendukung dengan program pemerintah pusat," katanya.
Fokus Pulihkan Ekonomi Warga
Selain penanganan darurat, Pemkab Tapanuli Tengah juga menyiapkan sejumlah program pemulihan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak banjir.
Baca Juga: Abang-Adik Bobol Kios, Motor Curian Disembunyikan di Kebun Sawit
Di antaranya melalui bantuan ternak yang disalurkan secara berkelompok untuk menghidupkan kembali sumber penghasilan warga.
"Kita akan menggulirkan program bantuan hewan ternak secara berkelompok untuk mendongkrak kembali perekonomian warga," ungkap Masinton.
Pemerintah juga akan mereaktivasi sektor pertanian agar lahan yang terdampak banjir kembali produktif. Di saat bersamaan, pembangunan infrastruktur dasar seperti penyediaan air bersih akan dipercepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Masinton menambahkan, Pemkab Tapanuli Tengah terus memperkuat koordinasi lintas sektor dengan berbagai instansi teknis guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak banjir. (net)
Editor : Editor Satu