Car Free Day Perdana di Sibolga Diserbu Ribuan Warga, Resmi Jadi Agenda Mingguan

Editor Satu • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 16:57 WIB
Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik bersama Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing dan unsur Forkopimda menghadiri Car Free Day perdana di Lapangan Simare-mare, Minggu (2/8/2026).
Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik bersama Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing dan unsur Forkopimda menghadiri Car Free Day perdana di Lapangan Simare-mare, Minggu (2/8/2026).

SIBOLGA, METRODAILY – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga resmi menggelar Car Free Day (CFD) perdana di Lapangan Simare-mare, Minggu (2/8/2026). Ribuan warga memadati kawasan tersebut sejak pagi sebagai penanda dimulainya program yang akan menjadi agenda rutin setiap Minggu.

Pelaksanaan CFD sekaligus merealisasikan janji Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik dan Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing yang sebelumnya disampaikan pada peringatan Hari Jadi Kota (HJS) Sibolga ke-326.

Mengusung tema "Peduli Kesehatan, Amanah Menjaga Kota, Setia Bangkitkan Ekonomi Lokal", kegiatan ini tidak hanya menghadirkan ruang olahraga bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), ekonomi kreatif, serta pelayanan publik.

Baca Juga: Galian C Diduga Ilegal Beroperasi di Perbatasan Laguboti-Balige, Warga Minta Pemkab Bertindak

Sejak pukul 06.00 WIB, ribuan warga mengikuti fun walk, senam bersama, hingga berbagai aktivitas komunitas. Lapangan Simare-mare berubah menjadi pusat aktivitas masyarakat yang dipadati keluarga, komunitas olahraga, hingga pelaku usaha lokal.

Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik menegaskan, CFD merupakan bagian dari visi pembangunan kota yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

"Car Free Day ini merupakan bagian dari visi dan misi kami bersama Bapak Wakil Wali Kota. Kami ingin masyarakat memanfaatkan kegiatan ini sebagai sarana hidup sehat, mempererat kebersamaan, sekaligus menjadi ruang bagi komunitas dan pelaku UMKM untuk berkembang. Harapan kami, masyarakat Kota Sibolga menjadi sehat jasmani, sehat rohani, dan sehat ekonominya," ujarnya.

Baca Juga: Hari Anak Nasional, Pemkab Toba Gelar Cerdas Cermat SMP, Diikuti 18 Tim

Dorong Ekonomi Lokal

Selain menjadi ruang aktivitas olahraga, Pemko Sibolga memanfaatkan CFD sebagai sarana memperkuat ekonomi kerakyatan.

Pada kesempatan itu, pemerintah menyerahkan bantuan pemulihan ekonomi secara simbolis kepada sejumlah pelaku UMKM sebagai upaya meningkatkan daya saing usaha kecil.

Wali Kota juga mengajak berbagai komunitas, mulai dari olahraga, seni, fotografi hingga komunitas kreatif lainnya untuk memanfaatkan CFD sebagai ruang kolaborasi dan promosi.

"CFD akan terus dilaksanakan setiap hari Minggu sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan," katanya.

Baca Juga: 148 Siswa Tapteng Terima Program Indonesia Pintar, Bupati: Cegah Anak Putus Sekolah

CFD perdana juga diramaikan berbagai layanan publik dan kegiatan sosial, di antaranya:

Melalui program ini, Pemko Sibolga berharap ruang publik tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga pusat interaksi masyarakat, pelayanan pemerintahan, promosi produk lokal, serta penggerak ekonomi daerah.

Dengan antusiasme ribuan warga pada pelaksanaan perdana, Car Free Day diproyeksikan menjadi salah satu agenda unggulan Kota Sibolga yang mampu memperkuat kesehatan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. (ts)

Editor : Editor Satu
Car Free Day Sibolga