LABURA, METRODAILY -Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam Kabupaten Labuhanbatu Utara kembali melaksanakan Safari Subuh Ke-2 yang dipusatkan di Masjid Nurul Yaqin, Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat syiar Islam, memakmurkan masjid, serta mengajak masyarakat membiasakan salat Subuh berjamaah sebagai amalan yang memiliki keutamaan besar, Minggu (2/8/2026).
Safari Subuh tersebut dihadiri Wakil Bupati Labuhanbatu Utara Dr. H. Samsul Tanjung, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara H. Julsukri Mangandar Limbong, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Kepala Seksi Pendidikan Islam, Ketua Pokjaluh Kabupaten Labuhanbatu Utara Mhd. Albahri, para penyuluh agama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Nurul Yaqin yang mengikuti rangkaian kegiatan sejak waktu Subuh.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Subuh berjamaah yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyampaian sambutan, arahan, tausiah keagamaan, serta silaturahmi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, penyuluh agama, dan masyarakat sebagai bentuk penguatan ukhuwah Islamiyah.
Baca Juga: Perkuat Identitas Daerah, Pemkab Labura Tampilkan Warisan Budaya di PRSU
Dalam arahannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara H. Julsukri Mangandar Limbong, S.Ag., M.M. mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa memakmurkan masjid melalui pelaksanaan salat berjamaah, khususnya salat Subuh. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, dan penguatan karakter masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kebiasaan melaksanakan salat Subuh berjamaah perlu terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan istiqamah mendatangi masjid, umat Islam diharapkan mampu meningkatkan kualitas keimanan, mempererat persaudaraan, serta memperoleh keberkahan dalam setiap aktivitas kehidupan.
Sementara itu, Wakil Bupati Labuhanbatu Utara Dr. H. Samsul Tanjung, menyampaikan bahwa salat Subuh berjamaah memiliki keistimewaan yang luar biasa sebagaimana diajarkan dalam syariat Islam. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan salat Subuh sebagai kebiasaan yang terus dijaga karena menjadi salah satu amalan yang membawa ketenangan hati, kedisiplinan, dan keberkahan hidup.
Baca Juga: Pokjaluh Labura - Pengadilan Agama Rantau Prapat Perkuat Sinergi
Ketua Pokjaluh Kabupaten Labuhanbatu Utara Mhd. Albahri, dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga salat lima waktu. Ia mengatakan bahwa salat merupakan pintu keberkahan hidup dan ibadah yang sangat mulia, terlebih salat Subuh yang disaksikan oleh para malaikat. Oleh karena itu, ia mengajak jamaah untuk terus memakmurkan masjid melalui salat berjamaah.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Ustadz Husein Sitorus, S.Sos.I. Dalam ceramahnya, ia menguraikan berbagai keutamaan salat Subuh berjamaah, di antaranya memperoleh perlindungan Allah SWT, mendapatkan pahala yang besar, serta menjadi salah satu amalan yang mencerminkan keimanan seorang muslim. Ia juga mengajak jamaah untuk membiasakan bangun sebelum fajar, memperbanyak zikir, doa, dan membaca Al-Qur'an.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, pada akhir kegiatan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara H. Julsukri Mangandar Limbong, bersama Ketua Pokjaluh Kabupaten Labuhanbatu Utara Mhd. Albahri, menyerahkan zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada masyarakat yang berhak menerima. Penyaluran zakat tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban para mustahik sekaligus memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial.
Baca Juga: Ketua Pokjaluh Labura Tanamkan Nilai Moderasi Beragama di MTsN 3 Labura
Melalui Safari Subuh Ke-2 ini, Pokjaluh Kabupaten Labuhanbatu Utara berharap semakin banyak masyarakat yang termotivasi untuk memakmurkan masjid, menjaga salat berjamaah, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Kegiatan ini juga menjadi bukti sinergi antara Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kantor Kementerian Agama, dan para penyuluh agama dalam membina kehidupan keagamaan yang harmonis, religius, dan penuh keberkahan.(gus)
Editor : Metro-Esa