SIMALUNGUN, METRODAILY – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Simalungun pada Kamis (30/7) malam memicu meluapnya Sungai Sikam.
Akibatnya, sedikitnya 150 rumah warga terendam banjir, sementara Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di kawasan Simpang Pondok Batu Silangit sempat lumpuh karena tidak bisa dilalui kendaraan.
Banjir juga merendam kawasan Jalan HAR Syihab, Pasar Bawah, Kelurahan Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar. Polisi, petugas pemadam kebakaran, BPBD, dan pemerintah daerah bergerak cepat melakukan evakuasi warga serta penanganan darurat di lokasi terdampak.
Baca Juga: Buron 7 Tahun, Terpidana Penganiaya Anak hingga Tewas Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
Kapolsek Dolok Batu Nanggar, Iptu Rido V Pakpahan, mengatakan luapan Sungai Sikam menyebabkan genangan cukup tinggi di Jalinsum, tepatnya di Simpang Pondok Batu Silangit, sehingga arus lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat terhenti dan memicu kemacetan panjang.
"Akibat banjir, Jalan Lintas Sumatera di Simpang Pondok Batu Silangit tergenang air sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas," ujar Rido.
Di kawasan Pasar Bawah Serbalawan, air sungai juga meluap hingga masuk ke permukiman warga. Personel Polsek Dolok Batu Nanggar langsung turun ke lapangan untuk membantu proses evakuasi serta mengimbau warga segera menyelamatkan barang-barang berharga dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Baca Juga: Arsenal Hajar Girona 4-1, Rekrutan Baru Langsung Unjuk Gigi
Motor Terseret Arus, Tiga Warga Dievakuasi
Di tengah banjir, sebuah sepeda motor dilaporkan nekat menerobos genangan di Simpang Pondok Batu Silangit. Kendaraan tersebut mogok di tengah derasnya arus dan terseret hingga ke area perkebunan milik PT Bridgestone.
Sementara di kawasan Pasar Bawah, tiga warga sempat terjebak di dalam rumah akibat tingginya genangan air. Ketiganya berhasil dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran Kabupaten Simalungun.
Menurut Rido, kondisi banjir mulai berangsur surut sekitar pukul 02.30 WIB dengan ketinggian air menyisakan sekitar 50 sentimeter.
Data sementara mencatat sekitar 150 unit rumah terdampak banjir akibat luapan Sungai Sikam. Petugas kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan guna memastikan keselamatan warga.
Baca Juga: Sabrina Chairunnisa Lulus Lagi dari Yonsei University, Lanjut Kuliah ke New York
Polisi Salurkan Air Bersih dan Bantu Dapur Umum
Selain membantu proses evakuasi, Polres Simalungun juga menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak banjir di Nagori Bandar Selamat, Kecamatan Dolok Batu Nanggar.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan Polri kepada masyarakat.
Personel AWC Samapta bersama anggota Polsek Dolok Batu Nanggar diterjunkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga yang masih terdampak banjir.
"Situasi di lokasi terkendali," kata Verry.
Baca Juga: Perkuat Identitas Daerah, Pemkab Labura Tampilkan Warisan Budaya di PRSU
BPBD Kabupaten Simalungun juga mendirikan tenda darurat dan dapur umum di Kantor Lurah Serbalawan. Dapur umum tersebut merupakan hasil koordinasi antara Kapolres Simalungun, Bupati Simalungun, dan Dinas Sosial.
Sejumlah personel Polisi Wanita (Polwan) Polres Simalungun turut membantu memasak makanan bagi warga yang mengungsi.
Kapolres Tinjau Lokasi Banjir
Pada Jumat (31/7) pagi, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang turun langsung meninjau lokasi banjir di Jalan HAR Syihab Pasar Bawah Serbalawan bersama unsur Forkopimca.
Baca Juga: Tidak Puas Jawaban Panitia, Bakal Calon Kades Pulau Rakyat Tua Kembali Ajukan Banding
Dalam dialog dengan warga, Kapolres memperoleh informasi bahwa banjir di kawasan tersebut kerap terjadi akibat meluapnya Sungai Sikam yang menampung aliran air dari kawasan perkebunan PT Bridgestone di Nagori Batu Silangit.
Kapolres bersama Camat Dolok Batu Nanggar kemudian meninjau kondisi sungai untuk mengidentifikasi penyebab banjir serta mencari solusi jangka panjang guna mencegah kejadian serupa kembali terulang. (rel)
Editor : Editor Satu