Kepala Puskesmas Tanjung Haloban Susyani Ditolak Pegawai, Video Viral di Media Sosial

Metro-Esa • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 05:22 WIB
Tangkapan layar video keributan yang melibatkan ASN di Puskesmas Tanjung Haloban.
Tangkapan layar video keributan yang melibatkan ASN di Puskesmas Tanjung Haloban.


LABUHANBATU, METRODAILY - Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Tanjung Haloban, Kabupaten Labuhanbatu, menolak kehadiran Kepala Puskesmas (Kapus) viral di media sosial Facebook.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, video tersebut direkam saat peristiwa berlangsung pada 29 Juli 2026. Unggahan itu kemudian beredar di beberapa akun Facebook dan telah ditonton ratusan ribu kali serta memicu ribuan komentar dari warganet.

Dalam video tersebut terlihat suasana memanas ketika sejumlah pegawai puskesmas terlibat adu mulut dengan seorang pria berpakaian hitam yang mengaku sebagai calon suami Kepala Puskesmas Tanjung Haloban, Susyani.

Pria tersebut datang mengantar Susyani ke tempat kerja dan menyampaikan niatnya untuk menunggu hingga jam kerja selesai.

Baca Juga: Puskesmas Kampung Pajak Labura  Pelayanan Kesehatan di Persulukan

Kehadiran Kapus mendapat penolakan dari sejumlah pegawai. Mereka secara terbuka menyatakan keberatan atas kepemimpinan Susyani sehingga suasana di lingkungan puskesmas menjadi ricuh.

"Kami menolak kehadiran Kapus di sini," teriak sejumlah tenaga kesehatan dalam video yang beredar.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, penolakan tersebut diduga dipicu oleh persoalan pemotongan dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta adanya dugaan pungutan yang dinilai tidak memiliki kejelasan oleh sejumlah pegawai.

Sebelumnya, para pegawai juga disebut telah menyampaikan protes kepada Kepala Puskesmas terkait persoalan tersebut. Aksi itu direkam menggunakan telepon genggam dan kemudian diunggah ke media sosial hingga akhirnya viral.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Puskesmas Tanjung Haloban Susyani, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Raja, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui pesan WhatsApp kepada masing-masing pihak belum mendapat respons. (Bud)


Editor : Metro-Esa
puskesmas