Pemprov Sumut Dukung Gerakan HKBP Tanam 20 Ribu Pohon di Tapanuli Raya

Editor Satu • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 13:30 WIB
Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menerima audiensi pengurus HKBP di Kantor Gubernur Sumut, Medan, terkait pelaksanaan Minggu Ekologi 2026 yang akan menyalurkan 20 ribu bibit pohon di wilayah Tapanuli Raya. (Foto: Diskominfo Provsu)
Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menerima audiensi pengurus HKBP di Kantor Gubernur Sumut, Medan, terkait pelaksanaan Minggu Ekologi 2026 yang akan menyalurkan 20 ribu bibit pohon di wilayah Tapanuli Raya. (Foto: Diskominfo Provsu)

MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan penghijauan yang diinisiasi Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) melalui rangkaian Minggu Ekologi 2026.

Sebanyak 20 ribu bibit pohon akan disalurkan kepada kelompok tani dan masyarakat di wilayah Tapanuli Raya sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat mitigasi bencana.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya saat menerima audiensi pengurus HKBP Pearaja Tarutung yang dipimpin Kepala Departemen Marturia HKBP Pendeta Bernard Manik di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (28/7/2026).

Baca Juga: Simalungun Masuk 4 Besar Sentra Serapan Gabah Bulog Sumut

Dalam pertemuan itu, pengurus HKBP memaparkan rencana pelaksanaan gerakan penanaman pohon yang akan melibatkan jemaat dan masyarakat di kawasan Tapanuli Raya.

Program tersebut ditujukan untuk menjaga daerah resapan air, memperkuat ekosistem, sekaligus mengurangi dampak perubahan iklim.

Wagub Surya menilai gerakan penghijauan tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan.

"Gerakan penanaman pohon merupakan langkah nyata dalam menjaga lingkungan. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengapresiasi dan mendukung penuh inisiatif HKBP yang mengajak masyarakat bersama-sama merawat alam demi keberlanjutan bagi generasi mendatang," ujar Surya.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Meski Minyak Dunia Bergejolak

Menurutnya, upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari lembaga keagamaan, dunia usaha, hingga masyarakat.

Ia berharap sinergi tersebut mampu memperkuat pelestarian hutan dan menjaga keseimbangan ekosistem di Sumatera Utara.

Puncak Kegiatan Digelar di Tapteng

Sementara itu, Kepala Departemen Marturia HKBP, Pendeta Bernard Manik, mengatakan puncak Minggu Ekologi 2026 akan dilaksanakan pada 27 September 2026 di Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Menurutnya, Minggu Ekologi merupakan agenda tahunan HKBP yang bertujuan meningkatkan kepedulian jemaat terhadap pelestarian lingkungan hidup di tengah meningkatnya ancaman bencana alam.

Baca Juga: Paripurna DPRD Samosir Batal Total, Tiga Kali Diskors karena Tak Kuorum

"Melalui Minggu Ekologi, kami mengajak seluruh warga HKBP untuk berperan aktif merawat dan melestarikan lingkungan, tidak hanya di Tapanuli Raya, tetapi juga di berbagai daerah lain yang mengalami bencana," katanya.

Selain ibadah Minggu Ekologi, HKBP juga akan menggelar seminar lingkungan hidup dan aksi penanaman pohon.

Sebanyak 20 ribu bibit pohon akan dibagikan kepada kelompok tani dan komunitas masyarakat, terutama di wilayah yang terdampak bencana.

Bibit yang disalurkan terdiri dari tanaman produktif sekaligus bernilai konservasi, seperti mangga, durian, petai, jengkol, kemiri, dan mahoni.

Selain berfungsi memulihkan kawasan yang mengalami kerusakan, tanaman tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga: Polres Simalungun Borong 2 Penghargaan Kapolri: Pelayanan Prima dan Bebas Korupsi

Bernard menambahkan, program ini merupakan kelanjutan gerakan penghijauan HKBP yang pada 2025 telah menyalurkan 10 ribu bibit pohon di Balige.

Turut mendampingi Wagub Sumut dalam audiensi tersebut yakni Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Sosial Sumut Ady Putra Parlaungan, Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air Sumut Gibson Panjaitan, serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sumut Ade Sofianita. (H20/Dis)

Editor : Editor Satu
Gerakan HKBP tanam pohon pemprov sumut